Disdukcapil Kabupaten Sukabumi Pastikan Stok Blanko KTP-el Aman dan Kondusif

Lensaperistiwa.com – Sukabumi
Memasuki pertengahan April 2026, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sukabumi memastikan persediaan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-el) dalam kondisi aman dan mencukupi.
Kepastian ini sekaligus mengakhiri masa kritis kelangkaan blanko yang sempat dikhawatirkan masyarakat pada awal tahun lalu. Dengan stok yang kembali stabil, proses pencetakan dokumen kependudukan di wilayah terluas di Jawa dan Bali ini dipastikan berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Sukabumi, Amir Hamzah, melalui Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Asep Dedih, menegaskan bahwa meski stok tersedia, pihaknya tetap menerapkan strategi distribusi terukur.
“Insya Allah blanko tersedia, tetapi penyalurannya kami atur dengan sistem kuota harian agar pelayanan tetap optimal dan merata,” jelas Asep Dedih kepada Radar Sukabumi.
Langkah kuota harian ini diterapkan untuk memastikan seluruh masyarakat di tiap wilayah mendapatkan hak yang sama serta menghindari penumpukan antrean. Evaluasi ini dilakukan setelah sebelumnya masyarakat sempat menunda pencetakan akibat keterbatasan stok yang bergantung pada pengadaan pusat.
Dengan stok yang lebih stabil, Disdukcapil berkomitmen mempercepat durasi pelayanan. Mengingat KTP-el merupakan dokumen vital untuk akses perbankan, layanan kesehatan, hingga melamar pekerjaan, pihak dinas berupaya mengurangi waktu tunggu secara signifikan.
Selain itu, Disdukcapil juga mengeluarkan peringatan keras terhadap praktik percaloan. Masyarakat diimbau mengurus dokumen secara mandiri, baik melalui layanan daring maupun datang langsung ke unit pelayanan terdekat.
“Seluruh proses pencetakan KTP-el dilakukan secara resmi dan tidak dipungut biaya. Kami minta warga tidak menggunakan jasa calo,” tegasnya.
Dengan membaiknya ketersediaan blanko, Disdukcapil optimistis cakupan kepemilikan dokumen kependudukan dapat meningkat secara merata di seluruh wilayah sebelum memasuki semester kedua tahun 2026.
Beliau menambahkan agar setiap Warga disarankan rutin memantau kanal informasi resmi dinas untuk mengetahui update kuota harian. ( edy )







