Gerakan Bersih-Hijau Seventas SMAN 7 Kota Tasikmalaya

Lensaperistiwa.com – Tasikmalaya
Sebagai tindak lanjut dari program Pesantren Ekologi Seventas 2026 yang diselenggarakan pada bulan Ramadhan, SMAN 7 Kota Tasikmalaya terus menguatkan komitmennya dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.
Pada kegiatan awal masuk sekolah, Pelaksana Tugas Kepala Sekolah, Bapak Ii Faturahman, M.Ag., mengajak seluruh warga sekolah untuk mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan Ramadhan, khususnya dalam menjaga kebersihan, kerapihan, keindahan, dan kenyamanan lingkungan sekolah.
Gerakan ini selaras dengan program Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan, yaitu “Senen Berseka”, yang mendorong aparatur sipil negara untuk meluangkan waktu dalam kegiatan peduli lingkungan. Sebagai bentuk implementasi dan tindak lanjut dari program tersebut, SMAN 7 Kota Tasikmalaya menggagas Gerakan Bersih-Hijau Seventas.
Kegiatan ini difokuskan pada:
– Peningkatan kebersihan lingkungan sekolah
– Penataan Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS)
– Penanaman pohon rindang di area sekolah
Adapun tujuan dari Gerakan Bersih-Hijau Seventas meliputi:
– Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, asri, nyaman, dan aman
– Mengurangi potensi penumpukan sampah melalui penyediaan sarana pengelolaan sampah yang memadai
– Membentuk karakter peduli lingkungan (eco-character) melalui praktik nyata
Program ini dilaksanakan melalui pendekatan nilai niti harti, niti surti, dan niti bukti, dengan rangkaian kegiatan sebagai berikut:
– Tadabur lingkungan, melalui pengamatan langsung terhadap keindahan dan ekosistem sekolah
– Aksi ekologi, berupa kegiatan bersih-bersih, pengolahan sampah, penghijauan, penanaman pohon, serta penataan TPAS
Melalui pembiasaan ini, diharapkan seluruh warga sekolah dapat menanamkan nilai perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
Hasil yang diharapkan dari gerakan ini adalah terbentuknya budaya peduli lingkungan di kalangan warga sekolah serta meningkatnya kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah, penghijauan, dan pelestarian lingkungan.
Program Pesantren Ekologi ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik dan spiritual, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan ekologis.
(A.w )







