BUPATI LABUHANBATU MAYA HASMITA: DESA ADALAH UJUNG TOMBAK, APDESI MITRA STRATEGIS PERCEPATAN PEMBANGUNAN

LabuhanbatuLensaperistiwa.com- Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM, menegaskan pentingnya peran strategis desa dalam keberhasilan pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat acara temu ramah bersama Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Labuhanbatu.di Gedung Sopo Toba, di Lingkungan KM 1-2 Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir. Selasa (12/5/2026).
Bupati menyebut para kepala desa sebagai ujung tombak yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
Bupati Maya Hasmita menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu memandang APDESI bukan sekadar organisasi profesi, melainkan mitra strategis dan kawan seiring dalam mewujudkan visi “Cerdas Bersinar”. Keberadaan wadah ini diharapkan menjadi jembatan komunikasi yang efektif guna mempercepat transformasi ekonomi dan kemandirian desa.
“Pertemuan ini bukanlah sekadar acara seremonial. Ini adalah ruang dialog untuk menyamakan persepsi, memperkuat sinergi, dan membahas berbagai percepatan pembangunan di desa,” ujar Bupati.
Bupati juga memberikan instruksi tegas terkait tata kelola pemerintahan desa. la menyadari sepenuhnya bahwa kemajuan Labuhanbatu secara keseluruhan sangat bergantung pada keberhasilan pembangunan di level terkecil, yaitu desa.
Oleh karena itu, terdapat empat poin penting yang menjadi catatan bagi seluruh pimpinan desa, yaitu.
Sinergi Pembangunan: Menyelaraskan program prioritas daerah dengan rencana pembangunan desa melalui komunikasi yang aktif.
Transparansi Anggaran: Penggunaan Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) wajib dilakukan secara akuntabel dan tertib administrasi untuk menghindari persoalan hukum.
Inovasi Desa: Mendorong optimalisasi BUMDes dan potensi lokal agar desa mampu mandiri dan menghasilkan Pendapatan Asli Desa (PADes) tanpa terus bergantung pada dana pusat.
Pelayanan Masyarakat: Transformasi mentalitas
dari penguasa menjadi pelayan masyarakat yang ramah, cepat, dan responsif.
Lebih lanjut, Bupati Maya Hasmita berpesan agar seluruh perangkat desa mulai berbenah dalam hal tata kelola jgn keuangan. Menurutnya, pembaruan sistem keuangan yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan adalah kunci utama untuk mewujudkan Good Governance di tingkat desa.
“Mari kita semua berbenah dan wujudkan tata pemerintahan yang baik. Ingat, kita adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa desa,” tutupnya.
( Sutrisno )







