Diskominfo Pangandaran Gelar Acara Media Gathering Dengan Tema Media Cerdas Informasi Berkualitas

Lensaperistiwa – Pangandaran
Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfo) Pangandaran gelar acara media gathering ,yang bertempat di CK Sea food kampung Turis pantai Pangandaran pada Selasa 26/12/2025 .
Kominfo menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik dengan menggelar kegiatan dengan tema Media Cerdas, Informasi Berkualitas: Pembinaan Media Massa Kabupaten Pangandaran Tahun 2025.
Kegiatan ini diikuti puluhan perwakilan media cetak, daring, radio, dan televisi. Forum tersebut menjadi ruang dialog antara pemerintah daerah dan insan pers dalam memperkuat prinsip transparansi, akuntabilitas, serta hak publik atas informasi.
Kepala Diskominfo Pangandaran Tonton Guntari, S.H. dalam sambutannya , menyampaikan bahwa keterbukaan informasi bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari upaya membangun kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
“Pemerintah daerah wajib membuka akses informasi seluas-luasnya sesuai ketentuan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik. Media menjadi mitra strategis dalam memastikan informasi tersebut sampai ke masyarakat secara utuh dan benar,” ujarnya
Masih Dalam kegiatan tersebut, Komisi Informasi Provinsi Jawa Barat menekankan pentingnya kepatuhan badan publik terhadap standar layanan informasi, mulai dari pengelolaan data, kecepatan respon, hingga konsistensi dalam menjawab permohonan informasi masyarakat. Sementara Detik.com memaparkan praktik jurnalisme berbasis verifikasi sebagai fondasi informasi yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain pemaparan materi, sesi diskusi mengemuka sejumlah isu krusial, seperti akses data pembangunan daerah, keterbukaan anggaran, serta mekanisme klarifikasi informasi publik agar tidak menimbulkan spekulasi di ruang publik.
Diskominfo Pangandaran menilai forum ini penting sebagai sarana evaluasi bersama antara pemerintah dan media, sekaligus upaya memperkuat fungsi pers sebagai pengawas sosial dalam sistem demokrasi lokal.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Pangandaran berharap praktik keterbukaan informasi tidak berhenti pada tataran regulasi, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat melalui pemberitaan yang transparan, berimbang, dan berbasis data . ( Rk ).






