Tambang Ilegal di Wai Apu, FPAB Minta Presiden-Gubernur Bertindak

Tambang Ilegal di Wai Apu, FPAB Minta Presiden-Gubernur Bertindak

Lensaperistiwa.com – Maluku

Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Maluku Forum Pemuda Anak Bangsa (FPAB) mendesak Presiden RI Prabowo Subianto untuk segera mengambil langkah tegas dalam menghentikan aktivitas penambangan emas di kawasan Waiapu, Kabupaten Buru Maluku.

Ketua DPW Maluku FPAB, Kaimudin Laitupa, kepada wartawan melalui telepon seluler Minggu, (19/04/2026) menegaskan bahwa aktivitas pertambangan di wilayah tersebut diduga ilegal dan berpotensi mengancam pembangunan Bendungan Wai Apu yang merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN).

Kita tahu bersama bahwa Bendungan Wai Apu adalah salah satu Proyek Strategis Nasional. Tentu harus dijaga dan dirawat demi kemaslahatan masyarakat, ujarnya.

Menurutnya, Bendungan Wai Apu memiliki berbagai manfaat penting, antara lain sebagai potensi destinasi pariwisata yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, dan menjadi sudaya pembangkit listrik berkapasitas 8 MW yang mampu melayani sekitar 8.750 rumah, di wilayah Buru dan sekitarnya serta mendukung kemandirian energi lokal.

Selain itu, bendungan tersebut juga berfungsi sebagai sumber irigasi untuk lahan seluas 10.562 hektare, penyedia air baku sebesar 0,205 meter kubik per detik, serta pengendali banjir hingga 394 meter kubik per detik guna melindungi permukiman dan lahan pertanian, shut dia.

Dengan berbagai manfaat tersebut telah menjadi kewajiban bersama guna melindungi loksi Bendungan Wai Apu dari ancaman aktivitas tambang ilegal, tegasnya.

Laitupa juga meminta Presiden segera memerintahkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk menertibkan aktivitas tambang yang diduga tidak memiliki izin resmi.

Ia menilai, jika aktivitas tersebut dibiarkan, maka pemerintah pusat (pempus) maupun pemerintah daerah (pemda) dianggap lalai dalam mengawal proyek strategis nasional yang telah dibangun sejak 2017 hingga saat ini yang di anggaran mencapai triliun rupiah.

Selain kepada Presiden, FPAB juga mendesak pemerintah provinsi Maluku dan Kepolisian Daerah Maluku untuk turun langsung memastikan legalitas aktivitas pertambangan di kawasan Wabsalihat.

“Gubernur dan Kapolda Maluku harus turun langsung untuk mengecek apakah aktivitas tambang tersebut memiliki izin sesuai regulasi ataukha tidak, jika “tidak” wajib dihentikan dan diproses secara hukum, kata dia.

FPAB pun menyatakan akan terus mengawal persoalan ini dan menunggu sikap tegas pemerintah dalam melindungi proyek strategis nasional di Maluku dari praktik tambang ilegal.

Kalau terbukti ilegal, harus dihentikan dan pelakunya diproses hukum. Kami menanti sikap tegas Presiden RI Gubernur Maluku dan Kapolda Maluku, ujarnya berharap.(*)

lensaperistiwa

Related articles

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1.    Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore.   Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC.  Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik.     Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout  dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup.   Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya   Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1. Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore. Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC. Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik. Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup. Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *