Polisi Terlibat di GB, AMB Desak Polda Copot Kapolres Buru 

Polisi Terlibat di GB, AMB Desak Polda Copot Kapolres Buru 

Lensaperistiwa.com – Ambon

Dugaan keterlibatan oknum Anggota Polisi di area Gunung Botak (GB) kembali mencuat ke permukaan pasalnya aktifitas pertambangan tanpa ijin tersebut di duga kuat di bekap oleh oknum Polisi yang bertugas.

Berapa waktu lalu aliansi Bupolo melakuan unjuk rasa di Kota Ambon denga tujuan mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku dan Polda Maluku guna mengusut dan melihat berbagi problematik yang terjadi di loksi GB.

Ketua Aliansi Mahasiswa Bupolo, Viky Besan kepada wartawan melalui via telepon Selasa, (13/01/2026) menyebut tidak bisa di kupung kiri bawah aparat kepolisian tidak terlibat dalam praktek kotor area GB.

Besan menyebut “kami Aliansi Mahasiswa Bupolo beberpa kali mengajukan ijin demo kepada Polres Pulau Ambon dan PP Lease namun tidak di berikan ijin.

Atas dasar itu kami berasumsi bahwa ada apa?? Dari penyusutan kami di loksi Gunung Botak bahawasanya, tambang ilegal itu masih terus beroprasi sementara Aparat Kepolisian masih berjaga – jaga.

Jika benar keterlibatan Kapolres Buru dalam semua ini; Kami meminta agar Kapolda Maluku segerah mencopot Kapolres Buru ia “tak koperatif dalam menjalankan tugas sebagai Kapolres”.

Ada juga nama Ipda MNU yang mencuat, karena diduga sengaja tidak melakukan penindakan, meski Pemerintah Provinsi Maluku telah mengeluarkan instruksi penghentian seluruh aktivitas tambang di lokasi tersebut.

Menurutnya, oknum polisi tersebut justru ditengarai memperoleh keuntungan dari aktivitas tambang ilegal dengan cara membiarkan para penambang terus beroperasi.

Ipda MNU telah melanggar instruksi resmi Pemerintah Provinsi Maluku. Untuk itu, kami mendesak Kapolda Maluku segera mencopot yang bersangkutan dari jabatannya.(*)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *