DPRD Maluku: BBM di MBD Jadi Kendala; Meperkuat Distribusi Energi

Lensaperistiwa.com – Maluku
Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Provinsi Maluku, Irawadi mendorong pembangunan depot Bahan Bakar Minyak (BBM), di Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), guna memperkuat distribusi energi dan menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah 3T
“Usulan tersebut muncul, setelah melihat berbagai kendala yang selama ini dihadapi masyarakat, terutama terkait ketersediaan, distribusi, dan harga BBM yang semakin diperhitungkan kata Irawadi, kepada wartawan Senin, (20/04/2026).
Menurutnya, kondisi geografis Maluku yang terdiri dari gugusan pulau menjadi tantangan utama dalam penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM).
Distribusi yang masih bergantung pada daerah lain membuat pasokan kerap terlambat, terutama saat cuaca buruk atau terjadi gangguan transportasi.
Karena itu, kami merekomendasikan pembangunan depot Pertamina di MBD, untuk menyiasati persoalan penyediaan dalam pendistribusian, dan harga BBM, ujarnya.
Ia menilai, keberadaan depot di wilayah tersebut akan memperpendek jalur distribusi sekaligus memperkuat ketersediaan stok BBM di daerah terluar.
Dengan demikian, risiko kelangkaan dapat diminimalisir, dan harga di tingkat konsumen bisa lebih terkendali.
Selain itu, Irawadi menegaskan, bahwa persoalan BBM di Maluku tidak hanya berkaitan dengan kuota, tetapi juga menyangkut infrastruktur pendukung distribusi, yang hingga kini masih terbatas.
Komisi lll DPRD Maluku akan terus mengawal dan mendorong rekomendasi tersebut, agar mendapat perhatian Pemerintah Pusat (Pempus) dan pihak terkait, termasuk Pertamina , guna meningkatkan pelayanan energi bagi masyarakat di wilayah kepulauan.
Pihaknya berharap, agar langkah persuasif tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang, dalam menjamin ketersediaan BBM di MBD merata, terjangkau, dan berkelanjutan di seluruh wilayah termasuk wilayah – wilayah lain di Maluku, ujar dia dengan nada santun.(*)







