Berawal dari Keterbatasan, Emalia Agustina Bawa Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bekasi Menuju Layanan Terpadu

Berawal dari Keterbatasan, Emalia Agustina Bawa Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bekasi Menuju Layanan Terpadu

Lensaperistiwa.com – CIKARANG PUSAT

Dedikasi membangun pelayanan pengujian lingkungan dari keterbatasan mengantarkan Kepala UPTD Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bekasi, Emalia Agustina, mengikuti seleksi tahap III Penghargaan ASN Berprestasi Tingkat Provinsi Jawa Barat. Melalui visitasi lapangan tim penilai, Rabu (28/10/2026), perjalanan pengembangan laboratorium yang dirintis sejak 2019 tersebut menjadi salah satu aspek yang didalami.

 

Di bawah naungan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, UPTD Laboratorium Lingkungan terus mengembangkan kapasitas pelayanan, mulai dari penguatan sumber daya manusia hingga peningkatan kompetensi pengujian. Upaya tersebut menjadi bagian dari komitmen menghadirkan pelayanan lingkungan yang semakin mandiri di tengah kebutuhan pengawasan kawasan industri Kabupaten Bekasi.

 

Emalia mengungkapkan, perjalanan membangun laboratorium tidak berlangsung mudah. Ketika mulai merintis pada 2019, ia menjalankan tugas seorang diri. Tambahan personel mulai tersedia pada akhir 2020, yang kemudian menjadi fondasi pembentukan tim teknis untuk memperkuat pelayanan pengujian.

 

“UPTD Laboratorium Lingkungan ini berawal dari tidak ada, kemudian alhamdulillah sekarang sudah ada dan terus berkembang. Pada 2019 saya masih sendiri, kemudian pada akhir 2020 mulai ada tambahan personel, sampai akhirnya kami memiliki tim yang memahami teknis pengujian. Perjuangan ini bukan saya sendiri, tetapi bersama seluruh teman-teman tim UPTD Laboratorium Lingkungan,” ujar Emalia.

 

Perjalanan tersebut membuahkan capaian penting melalui perolehan akreditasi Komite Akreditasi Nasional (KAN) untuk 22 parameter pengujian air permukaan dan air limbah. Capaian ini menjadi modal dalam memperkuat kapasitas laboratorium untuk mendukung kebutuhan pengujian kualitas lingkungan di Kabupaten Bekasi.

 

Saat ini, laboratorium melayani pengujian air limbah bagi sejumlah pengguna, termasuk perusahaan, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), puskesmas, dan rumah sakit. Keberadaan layanan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pengujian sekaligus mendukung upaya pengelolaan dan perlindungan lingkungan.

 

Ke depan, Emalia menargetkan pengembangan layanan menuju konsep one-stop service atau pelayanan terpadu pengujian lingkungan. Target yang diupayakan pada 2027 tersebut diarahkan untuk memperluas cakupan pelayanan agar semakin banyak kebutuhan pengujian dapat ditangani di Kabupaten Bekasi.

 

“Peran UPTD Laboratorium Lingkungan sebenarnya sangat besar, apalagi Kabupaten Bekasi memiliki kawasan industri yang luas. Harapan kami, ke depan seluruh kebutuhan pengujian bisa semakin banyak dilayani dari sini. Memang sekarang masih bertahap karena jumlah personel dan peralatan belum sepenuhnya lengkap, tetapi kami terus berjuang agar target pelayanan terpadu pada 2027 dapat direalisasikan,” katanya.

 

Pengembangan laboratorium juga dinilai memiliki potensi untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), seiring dengan peluang perluasan cakupan pelayanan, termasuk pengujian kualitas udara. Namun, realisasi pengembangan tersebut tetap membutuhkan kesiapan peralatan, sumber daya manusia yang kompeten, serta pemenuhan persyaratan teknis dan akreditasi sesuai ruang lingkup layanan.

 

“Biaya pengujian laboratorium itu nilainya cukup besar. Kalau nantinya kami bisa mengembangkan pelayanan hingga pengujian udara, potensinya juga besar karena perusahaan di Kabupaten Bekasi sangat banyak. Saya berharap, apa yang kami rintis ini ke depan bisa bermanfaat, membantu meningkatkan PAD, dan membuat kondisi lingkungan di Kabupaten Bekasi menjadi lebih baik,” ungkapnya.

 

Bagi Emalia, keikutsertaan dalam seleksi ASN Berprestasi bukan semata-mata tentang pencapaian individu, melainkan kesempatan menunjukkan proses membangun pelayanan publik melalui konsistensi, kompetensi, dan kerja sama tim.

 

Ia berharap UPTD Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bekasi terus berkembang menjadi unit pelayanan yang andal, mampu mendukung pelaksanaan tugas Dinas Lingkungan Hidup, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pengawasan dan perlindungan lingkungan.

 

Sementara itu, Ketua Tim Penilai, Nenden Tatin Maryati, menjelaskan bahwa visitasi lapangan merupakan tahap ketiga setelah seleksi portofolio, presentasi, dan wawancara. Tahapan ini bertujuan mendalami, memverifikasi, serta memvalidasi inovasi yang diajukan kandidat, sekaligus menilai implementasi dan dampaknya secara langsung.

 

“Pada prinsipnya, kami mendalami, memverifikasi, dan memvalidasi inovasi yang sudah diajukan, sekaligus melihat sejauh mana dampaknya di lapangan. Dengan begitu, tim juri mendapatkan gambaran yang lebih utuh mengenai kiprah para kandidat,” ujar Nenden.

 

Menurutnya, proses perintisan dan pengembangan UPTD Laboratorium Lingkungan Kabupaten Bekasi menjadi aspek menarik untuk dicermati. Ia juga mengapresiasi peran Emalia bersama tim dalam membangun dan mengembangkan unit pelayanan tersebut.

 

“Dari kesan awal kami, sosok Bu Ema terlihat kuat dalam mengembangkan UPTD ini. Laboratorium ini masih dalam tahap perintisan dan terus berproses. Mudah-mudahan ke depan semakin berkembang dan semakin baik, didukung oleh Bu Ema beserta rekan-rekan yang bekerja di laboratorium,” ungkapnya.

 

Nenden menambahkan, Penghargaan ASN Berprestasi yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat setiap tahun merupakan bentuk apresiasi terhadap aparatur yang menunjukkan dedikasi, kinerja, dan inovasi dalam menjalankan tugas. Penghargaan tersebut juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya budaya kerja yang produktif dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.

 

“Setiap tahun kami berupaya mencari dan memberikan apresiasi kepada ASN yang memiliki prestasi, dedikasi, dan inovasi sehingga bisa menjadi inspirasi. Mudah-mudahan ini juga menjadi penyemangat bagi rekan-rekan ASN lainnya agar terus menunjukkan kinerja yang luar biasa,” pungkas Nenden. (Adv)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *