SMPN 1 Telukjambe Timur Luncurkan Absensi Online Berbasis Barcode dan Face Recognition

SMPN 1 Telukjambe Timur Luncurkan Absensi Online Berbasis Barcode dan Face Recognition

Lensaperistiwa.com – Karawang

SMP Negeri 1 Telukjambe Timur resmi meluncurkan sistem absensi online sebagai upaya meningkatkan kedisiplinan siswa sekaligus mempermudah pemantauan kehadiran secara digital dan real-time.

Peresmian tersebut dihadiri oleh Kabid Dikdas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Yanto, M.Pd., Koordinator Pengawas SMP Wandiyo, serta Ketua Komite Sekolah Yusup Saputra.

Kepala SMP Negeri 1 Telukjambe Timur, Drs. H. Suryono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan absensi online ini menjadi langkah strategis dalam menjawab kebutuhan sistem pendidikan yang lebih modern dan transparan.

“Melalui sistem ini, kami berharap kedisiplinan siswa dalam kehadiran dapat meningkat. Selain itu, orang tua juga dapat memantau langsung kehadiran putra-putrinya secara berkala,” ujarnya.

la menjelaskan, sistem absensi tersebut menggunakan kartu khusus berbarcode yang dimiliki setiap siswa. Kartu itu kemudian dipindai melalui perangkat yang telah disediakan sekolah dan dilengkapi teknologi pengenalan wajah (face recognition).

Setelah proses pemindaian berhasil, sistem akan secara otomatis menampilkan identitas siswa seperti nama, Nomor Induk Siswa (NIS), waktu kehadiran, serta status absensi pada layar monitor yang tersedia di tiga titik sesuai jenjang kelas.

Sementara itu, Kabid Dikdas, Yanto, M.Pd., mengapresiasi inovasi yang dilakukan pihak sekolah. Menurutnya, digitalisasi sistem absensi ini menjadi langkah penting dalam membangun sinergi antara sekolah dan orang tua.

“Dengan adanya sistem ini, orang tua dan guru memiliki tanggung jawab bersama dalam memantau dan membentuk karakter siswa, khususnya dalam hal kedisiplinan,” ungkapnya.

Diketahui, SMP Negeri 1 Telukjambe Timur menjadi salah satu sekolah menengah di Kabupaten Karawang yang telah menerapkan sistem absensi berbasis online. Inovasi ini diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi sekolah lain dalam mengembangkan sistem pendidikan berbasis teknologi.(Ts)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *