Serba Serbi Gedung Baru Pasar Mardika Direspon Pejabat Daerah

Lensaperistiwa, Maluku – Barang dagangan sering dicuri orang tidak di kenal (otk) dilokasi gedung baru pasar Mardika Kecamatan Sirimau Kota Ambon, beberapa waktu lalu memicu reaksi dari sejumlah kalangan Walikota Ambon Bodewin Wattimena beberapa hari lalu menandai dan mengungga postingan akun facebook milik salah satu pedagang gedung baru pasar Mardika Tety Salasiwa (Daniel Salasiwa) yang mana barang dagangannya dicuri orang tidak di kenal (otk) postingan itu mendapat reaksi dari sejumlah masyarakat kota Ambon.
Atas dasar tersebut Walikota telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku lewat Gubernur Maluku beserta jajarannya guna ditindak lanjuti.
Wattimena dalam postingan berikutnya telah mengundang ibu Tety Salasiwa guna berdialok atas kejadian problematika yang di alaminya, dalam narasi pendek diungga Walikota tertera “status Sosial yang kita miliki saat ini hanya pakaian sementara yang pada waktunya akan dilepaskan.”
Ketika itu terjadi maka, kita tidak berbeda. Semuanya sama saat duduk maupun berdiri. Terima kasih ibu Tety Salasiwa yang telah datang bertemu dan berdiskusi tentang permasalahan yg Ibu alami. “Video sebelumnya antua manangis sekarang sudah tersenyum, semoga Ibu terbantu dan kembali berjualan dengan baik,” ketus dia dengan dialek Ambon.
Pemerintah Provinsi Maluku melalui Bapak Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa HL, telah merespon dengan sangat cepat dan segera menata kembali Pasar Mardika sehingga semakin baik melalui Pak Kadis Indag Provinsi. “Terima kasih Bapak Gubernur, Pak Wagub dan Jajaran, terima kasih Basudara samua, mari dukung Bapak Gubernur agar berbagai masalah di Pasar Mardika dapat terselesaikan, Tuhan berkati katong samua.”
Dari polemik permasalahan yang terjadi memicu reaksi dari Anggota Legislatif DPRD Provinsi Maluku Ary Sahertian, pihaknya kepada wartawan di Ambon 26 Maret 2026 mengaku sangat prihatin atas kejadian tersebut ia menyebutkan gedung baru pasar Mardika merupakan sentral ekonomi seharusnya memnerikan rasa aman kepada pedagang maupun warga sekitar.
Beberapa dekade belakangan Barang dagangan sering dicuri orang tidak di kenal (otk) hal tersebut kata dia kurang pengawasan kontrol maupun keamanan di loksi pasar.
Pedangan sering bersungut – sungut karena barang dagangan sering dicuri harus dikontrol oleh pihak berwajib guna memastikan lokasi tersebut aman.
Harus juga ada penambahan CCTV di titik – titik kusus maupun lokasi – lokasi strategis guna pengawasan pengintai, sahut dia.(*)






