SATRESNARKOBA POLRES LUBUK LINGGAU MENGRINGKUS SEORANG KURIR EKSTASI ASAL DARI RIAU

SATRESNARKOBA POLRES LUBUK LINGGAU MENGRINGKUS SEORANG KURIR EKSTASI ASAL DARI RIAU

lensaperistiwa.com LUBUK LINGGAU – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Dalam sebuah operasi senyap yang berlangsung dramatis pada Jumat dini hari, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial MZ (33), yang diduga kuat sebagai pengedar narkoba jaringan antarprovinsi.

 

Tersangka MZ, yang tercatat sebagai warga Dusun Belimbing Indah, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, tak berkutik setelah upaya pelariannya dihentikan paksa oleh petugas di jalanan Kota Lubuk Linggau.

 

– Kronologi Penangkapan: Intelijen dan Surveilans –

 

Kapolres Lubuk Linggau Polda Sumatera selatan AKBP Adithia Bagus Arjunadi, melalui Kasat Res Narkoba, AKP M. Romi, menjelaskan bahwa penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya aktivitas transaksi narkotika dengan modus Cash on Delivery (COD). Menanggapi informasi tersebut, AKP M. Romi segera memerintahkan Kanit Idik I, Ipda Purwo Arie Handoko, beserta anggota untuk melakukan penyelidikan mendalam.

 

Tepat pada Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 00.30 WIB, tim melakukan pembuntutan (surveillance) terhadap pelaku yang saat itu mengendarai sepeda motor dengan gerak-gerik mencurigakan.

 

– Aksi Buang Barang Bukti dan Tabrak Kendaraan Petugas –

 

Sadar bahwa dirinya sedang diintai, MZ mencoba memacu kendaraannya untuk meloloskan diri. Dalam upaya penghilangan jejak, pelaku sempat membuang sebuah plastik klip ke pinggir jalan. Namun, kesigapan petugas tak tergoyahkan.

 

Aksi kejar-kejaran berakhir setelah sepeda motor yang dikendarai pelaku menabrak kendaraan petugas yang melakukan penghadangan. MZ akhirnya berhasil diringkus tanpa perlawanan berarti setelah terjatuh. Petugas kemudian menyisir lokasi pembuangan barang bukti dan menemukan satu plastik klip berisi 10 (sepuluh) butir tablet yang diduga kuat merupakan narkotika golongan I jenis Ekstasi.

 

– Pengakuan Tersangka dan Jeratan Hukum –

 

Saat diinterogasi di tempat, tersangka MZ mengakui bahwa barang haram tersebut adalah miliknya yang hendak diantarkan kepada seseorang sesuai pesanan. Kini, tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lubuk Linggau untuk pengembangan lebih lanjut guna mengungkap jaringan di atasnya.

 

Atas perbuatannya, MZ terancam hukuman berat. Penyidik menyangkakan Pasal 114 ayat (1) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, atau Pasal 609 ayat (1) huruf a UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No. 1 Tahun 2026.

 

Polres Lubuk Linggau menegaskan tidak ada ruang bagi para pemuja maupun pengedar barang haram di wilayah hukum mereka. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi menjadi kunci utama dalam menjaga kota ini tetap bersih dari narkoba.(Tukrimadoni)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *