Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mulai Melirik Kembali Penerapan Sistem Toll Gate di Kawasan Wisata

Pemerintah Kabupaten Sukabumi Mulai Melirik Kembali Penerapan Sistem Toll Gate di Kawasan Wisata

Lensaperistiwa – Palabuhanaratu, Dittengah ramai nya para pengunjung atau wisatawan di beberapa daerah Kabupaten Sukabumi saat Lebaran 2026, Maka Pemerintah Kabupaten Sukabumi mulai melirik kembali penerapan sistem tollgate di kawasan wisata. Didaerah Kabupaten Sukabumi beberapa tempat wisata yang sering di kunjungi adalah Pantai Sepanjang Palabuhan Ratu , Jembatan Situgunung di Kadudampit , Taman Rekreasi Salabintana namun belum bisa untuk menghasilkan PAD yang bisa memuaskan .

Oleh karena itu Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan
“Saya juga sekarang lagi mengkaji bahwa wisatawan yang masuk ke Sukabumi kan luar biasa. Nah, ke depan saya juga ingin bahwa gimana caranya supaya wisatawan yang masuk ke Sukabumi dan tollgate yang ada dulu, sekarang kan sempat tidak ada kita akan mencoba itu,” ujar Asep Japar usai mengikuti rapat Paripurna DPRD pada Selasa (31/3/2026).

Ia menambahkan, opsi tersebut bukan tanpa hambatan. Menurutnya, pemerintah daerah harus berhati-hati agar kebijakan yang diambil tidak melanggar aturan, khususnya terkait status sejumlah ruas jalan yang merupakan kewenangan Pemerintah Pusat.

“Iya mudah-mudahan bisa dipasang kembali. Tapi saya ingin mencari aturan supaya kita tidak melanggar, kami sedang mengkaji kemungkinan penerapan kembali tollgate seperti dulu, tentu dengan memperhatikan aturan agar tidak melanggar,” ujarnya.

Asep menjelaskan, kendala utama selama ini adalah keberadaan jalan nasional yang tidak memungkinkan adanya pungutan oleh pemerintah daerah. Untuk itu, pihaknya berencana berkonsultasi dengan pemerintah pusat guna mencari solusi yang legal dan berkelanjutan.

“Soalnya kan tahu bahwa di potensi yang ada hari ini kan kita enggak bisa pasang tollgate karena ada itu di jalan nasional. Tapi mudah-mudahan saya, kita nanti konsultasi dengan pihak pusat, mudah-mudahan kawasan itu bisa,” ungkapnya.

Selain itu, Asep Japar menyampaikan bahwa pemkab Sukabumi saat ini sudah mulai mempertimbangkan alternatif jalur sebagai solusi. Beberapa di antaranya adalah pengalihan akses melalui jalan kabupaten, seperti jalur Ahmad Yani dan Cipatugaran Pelita. Bahkan, rencana pembukaan akses baru dari Cimanggu ke Cisolok juga masuk dalam strategi jangka panjang.

“Kalau akses-akses ini sudah terbuka, tentu kita lebih leluasa mengelola potensi wisata, termasuk kemungkinan penerapan tollgate,” katanya.

Bupati sangat bangga dan terkesan menilai sektor pariwisata selama libur panjang kemarin memberikan dampak positif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia berharap, pertumbuhan sektor wisata dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.

“Libur kemarin sangat luar biasa. Kami ingin perkembangan pariwisata ini juga diikuti kemajuan UMKM, dengan pembinaan yang lebih terarah,” ungkapnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sukabumi berkomitmen terus mengevaluasi dan menyempurnakan kebijakan sektor pariwisata. Berbagai inovasi peningkatan PAD akan terus didorong, tanpa mengabaikan aspek hukum dan kenyamanan wisatawan,” Ungkapnya

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *