KNKT Berhasil Unduh Data Black Box ATR 42-500 PK-THT

KNKT Berhasil Unduh Data Black Box ATR 42-500 PK-THT

Lensaperistiwa – Jakarta

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil mengunduh data Flight Data Recorder (FDR) dan Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat udara ATR 42-500 registrasi PK-THT yang mengalami kecelakaan pada 17 Januari 2026. Data awal menunjukkan rekaman 171 jam pengoperasian pesawat dengan lebih dari 180 parameter penerbangan, serta rekaman audio kokpit selama sekitar dua jam.

Pelaksana Tugas Ketua Subkomite IX Penerbangan KNKT Henry Poerborianto menyampaikan, proses pengunduhan (readout) black box telah selesai dan seluruh data kini memasuki tahap verifikasi serta analisis teknis lanjutan.

“FDR berhasil kami unduh dan memuat data pengoperasian pesawat selama 171 jam dengan lebih dari 180 parameter. Sementara CVR merekam sekitar dua jam percakapan di dalam kokpit,” ujar Henry dalam media rilis KNKT di Jakarta, Rabu (28/1/2026).

Berdasarkan hasil awal, FDR dan CVR merekam seluruh fase penerbangan pesawat ATR 42-500 yang terbang dengan rute Yogyakarta–Makassar. Namun demikian, KNKT menegaskan bahwa belum dapat menyampaikan kesimpulan atau temuan awal, karena seluruh data masih dalam proses analisis mendalam oleh tim investigator.

“Data yang berhasil diunduh masih kami verifikasi dan analisis. Saat ini belum dapat kami sampaikan isi maupun indikasi penyebab kecelakaan,” jelas Henry.

Selain pembaruan investigasi ATR 42-500, KNKT juga menyampaikan perkembangan penanganan kecelakaan pesawat Cessna 208 yang terjadi di Nabire. Dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. KNKT telah mengirimkan dua investigator ke lokasi untuk melakukan verifikasi lapangan dan pengumpulan data pendukung.

KNKT menegaskan komitmennya untuk melakukan investigasi secara independen dan profesional, dengan tujuan utama mencegah kecelakaan serupa melalui rekomendasi keselamatan berbasis temuan teknis.

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *