Dampak Pemanasan Global, Kapolres Musi Rawas Perintahkan Sat Samapta Terjunkan Water Cannon untuk Menyiram Tanaman dan Jalan

MUSI RAWAS lensaperistiwa.com -Sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta upaya mengantisipasi dampak musim kemarau akibat fenomena El-Nino dan pemanasan global.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H, memerintahkan personel Satuan Samapta untuk menerjunkan kendaraan Water Cannon guna melakukan penyiraman tanaman penghijauan dan ruas jalan di wilayah Kabupaten Musi Rawas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk membantu menjaga kelembapan tanaman yang terdampak cuaca panas berkepanjangan, sekaligus mengurangi debu yang berpotensi mengganggu kenyamanan dan kesehatan masyarakat pengguna jalan.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H, mengatakan fenomena El-Nino yang ditandai dengan berkurangnya curah hujan serta meningkatnya suhu udara perlu diantisipasi bersama.
Oleh karena itu, Polres Musi Rawas tidak hanya fokus pada tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pelestarian lingkungan.
“Melalui pemanfaatan kendaraan Water Cannon, kami berupaya membantu menjaga tanaman penghijauan tetap hidup selama musim kemarau serta mengurangi debu di jalan yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat,” kata Kapolres
Kapolres menjelaskan, personel Satuan Samapta secara berkala melakukan penyiraman pada tanaman di sejumlah titik strategis, fasilitas umum, serta sepanjang ruas jalan yang dinilai memiliki tingkat debu cukup tinggi akibat cuaca panas dan minimnya curah hujan.
Masyarakat juga diimbau untuk bersama-sama menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah yang dapat memicu terjadinya kebakaran saat musim kemarau.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat membantu menjaga kelestarian lingkungan, menciptakan udara yang lebih bersih, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga alam di tengah tantangan perubahan iklim global,” harapnya.(tukrimadoni)







