Dukung Ketahanan Panga, Polres Lubuklinggau Dampingi Masyarakat Uji Coba Mesin Pipil Jagung

Dukung Ketahanan Panga, Polres Lubuklinggau Dampingi Masyarakat Uji Coba Mesin Pipil Jagung

lensaperistiwa.com Lubuk Linggau koranpotensi.com – Komitmen Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional terus diperkuat hingga ke tingkat wilayah. Pada Senin (20/04/2026), Kapolsek Lubuk Linggau Utara I, Iptu Sumardi Candra, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pengecekan hasil panen jagung sekaligus uji coba mesin pipil jagung di RT 003, Kelurahan Petanang Ilir, Kecamatan Lubuk Linggau Utara I.

 

Kegiatan ini berfokus pada lahan pertanian seluas kurang lebih 1 hektar yang berlokasi di RT 004, Kelurahan Petanang Ilir. Lahan produktif tersebut ditanami bibit jagung jenis Hibrida, yang dikenal memiliki daya tahan kuat dan hasil bulir yang berkualitas tinggi.

 

Modernisasi Pertanian: Uji Coba Mesin Pipil

 

Selain memantau kualitas tongkol jagung yang dipanen, Iptu Sumardi Candra juga melakukan uji coba langsung terhadap alat mesin pertanian (alsintan) berupa mesin pipil jagung. Langkah ini bertujuan untuk memastikan proses pascapanen petani dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

 

Berdasarkan hasil pengecekan di lokasi, mesin tersebut dinyatakan berfungsi dengan sangat baik. Proses pemisahan biji jagung dari tongkolnya berjalan lancar dengan hasil pipilan yang bersih dan minim kerusakan, sehingga siap untuk masuk ke tahap pengeringan maupun pemasaran.

 

“Kami hadir untuk memastikan bahwa hasil jerih payah petani kita memuaskan. Dengan adanya mesin pipil yang berfungsi optimal, kita berharap produktivitas petani di Petanang Ilir semakin meningkat dan proses pengolahan pascapanen tidak lagi menjadi kendala,” ujar Iptu Sumardi Candra.

 

Polri Hadir untuk Petani

 

Kehadiran jajaran Polsek Lubuk Linggau Utara I di tengah lahan pertanian ini merupakan bukti nyata bahwa peran Kepolisian kini semakin luas, tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga menjadi pendamping bagi masyarakat dalam sektor ekonomi produktif.

 

Melalui pendampingan seperti ini, diharapkan para petani merasa lebih termotivasi untuk terus mengelola lahan mereka secara maksimal, guna mewujudkan kemandirian pangan di wilayah Kota Lubuk Linggau.(tukrimadoni)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *