Satu Aktor Bacok Ketua DPD Partai Golkar Malra “Atlet MMA”

Satu Aktor Bacok Ketua DPD Partai Golkar Malra “Atlet MMA”

Lensaperistiwa.com – Maluku

Salah satu aktor pembunuhan kejam Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) Agrapinus Rumatora alias Nus Kei adalah HR (28) ia adalah atlet MMA dikenal pada komunitas bela diri dengan julukan “Keybadboy” pernah tampil di ajang One Pride Mixed Martial Arts atau Seni Bela Diri Campuran dan memiliki rekam jejak berpestasi di dunia petarung pernah mewakili Provinsi Maluku di ajang kejuaraan tingkat nasional, bahakan membawa harum negara Indonesia ke tingkat dunia. Dua kali peraih medali emas di Semarang Fight Night 4 Ring of Celebration September 2025, yakni kelas Boxing, Kickboxing.

 

Dia juga pernah mendapatkan medali emas dari bela diri ‘Wushu’ pada Pekan Olahraga Provinsi Maluku (Popmal), dan satu medali perunggu di PON 2024 lalu.

 

HR (28) palaku, tidak sendirian ia bersama rekanya FU (36) tegah melakuan aksi pedih tersebut kepada Koban menggunakan Senjata Tajam (Sejam).

 

Peristiwa tersebut terjadi secara tiba – tiba. Korban yang mengenakan kaos biru dan celana jeans terlihat tergeletak di area bandara Karel Sadustubun Minggu, (19/04/2026) sekitar pukul 11.25 WIT.

 

Sejumlah petugas bandara yang berada di TKP langsung memberikan pertolongan pertama kepada korban sebelum mengevakuasinya ke RSUD Karel Sasuitubun.

 

“Pasca kejadian tersebut korban langsung dibawa ke rumah sakit, guna mendapatkan pertolongan namun takdir berkata lain korban pun dinyatakan maninggal dunia.

 

Diketahui, kedatangan Nus Kei ke Langgur dalam rangka mempersiapkan Musyawarah Daerah Partai Golkar Kabupaten Maluku Tenggara (Malra) yang dijadwalkan berlangsung beberapa hari ke depan.

 

Kejadian itu sesontak membut Kepolisian Daerah Maluku bergerak cepat menangani dan menangkap terduga pelaku penikaman.

 

Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Rositah Umasugi, membenarkan kejadian tersebut terjadi secara tiba – tiba saat korban berjalan menuju pintu keluar bandara.

 

Pelaku mendekati korban dan langsung melakukan penikaman menggunakan sebilah pisau atau Senjata Tajam (Sejam) Setelah itu pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian, ujar Umasugi.

 

Korban yang mengalami luka serius sempat dilarikan oleh pihak keluarga ke RS Karel Sadsuitubun sekitar pukul 12.00 WIT. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis.

 

Menindaklanjuti kejadian tersebut, aparat kepolisian langsung dipimpin Kapolres Malra AKBP Rian Suhendi. melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pengumpulan keterangan saksi, serta pengejaran terhadap terduga pelaku. Hasilnya, kurang lebih dua jam, dua terduga pelaku berhasil diamankan.

 

Keduanya diketahui berinisial HR (28) dan FU (36), Saat ini, keduanya tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Sat Reskrim Polres Maluku Tenggara guna mengungkap peran masing – masing pelaku.

 

“Penanganan kasus dilakukan secara cepat dan terukur, kami masih mendalami motifnya”

 

Kapolda Maluku telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk menangani kasus ini secara profesional, transparan, dan tuntas. Selain itu, langkah-langkah preventif juga dilakukan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Maluku Tenggara.

 

Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya keluarga dan simpatisan korban, agar tidak terprovokasi dan tidak melakukan tindakan balasan. Serahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada Polri, tegasnya.(*)

lensaperistiwa

Related articles

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1.    Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore.   Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC.  Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik.     Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout  dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup.   Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya   Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1. Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore. Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC. Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik. Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup. Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *