HKG PKK KE-53,PKK TEGASKAN PERANAN SEBAGAI MITRA STRATEGIS PEMERINTAH

lensaperistiwa.com Labuhanbatu -Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten menggelar peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKC) PKK ke-53 dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung pada Senin 8/12/2025 di Aula asrama haji Ujung Bandar ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kembali peran PKK sebagai salah satu lembaga mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluargal dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Peringatan HKG PKK ke-53 tahun ini mengusung tema nasional “Bergerak Bersama Wujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju”, yang selaras dengan berbagai program prioritas pemerintah daerah maupun pusat. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Labuhanbatu Ny. Wanjuma Jamri, ST, menegaskan bahwa PKK sejak awal berdiri telah menjadi garda terdepan dalam pembinaan keluarga, penguatan peran perempuan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
“PKK bukan sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi mitra strategis pemerintah yang berperan langsung dalam menggerakkan perubahan di tingkat keluarga hingga desa.
Melalui 10 Program Pokok PKK, kita terus hadir memberi manfaat yang nyata,” ujarnya.
Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG, M.K.M, yang hadi pada acara tersebut melalui Wakil Bupati Labuhanbatu H.Jamri ST, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh kader PKK, mulai dari tingkat kabupaten hingga dasawisma. la menilai keberadaan PKK sangat membantu pemerintah, khususnya dalam hal pendidikan keluarga, kesehatan, pencegahan stunting, ketahanan pangan, hingga peningkatan ekonomi masyarakat.
“Upaya pemerintah tidak akan maksimal tanpa dukungan PKK. Kader-kader PKK adalah ujung tombak di lapangan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Di usia 53 tahun ini, saya berharap PKK terus berinovasi dan memperkuat sinergi demi mewujudkan Labuhanbatu yang lebih sejahtera,” kata Wakil Bupati.
Mari jadikan HKG PKK ke-53 ini sebagai momentum refleksi PKK untuk mengevaluasi segala kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan yang telah lampau, sekaligus menjadikan kegiatan ini sebagai penyemangat di masa mendatang.
( Sutrisno )






