Ketua DPRD Pangandaran Sambut Positif Respon Cepat Gubernur Jawa Barat Dorong Pembangunan Jembatan Pongpet Segera Terealisasi

Ketua DPRD Pangandaran Sambut Positif Respon Cepat Gubernur Jawa Barat Dorong Pembangunan Jembatan Pongpet Segera Terealisasi

Lensaperistiwa.com – Pangandaran

Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran H .Asep Noordin menyambut positif respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Barat terkait rencana pembangunan Jembatan Pongpet di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang.

 

Asep menilai pembangunan jembatan tersebut sangat penting untuk membuka akses transportasi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata masyarakat setempat.

Asep mengatakan, pihaknya turut prihatin atas kejadian yang terjadi sebelumnya dan menjadi perhatian masyarakat.

 

Menurut Asep , kondisi tersebut menjadi momentum untuk bersama-sama melihat sekaligus menindaklanjuti kebutuhan masyarakat, khususnya terkait akses penghubung di wilayah tersebut. Atas nama masyarakat Kabupaten Pangandaran, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas respons positif dan cepat dari Pak Gubernur terhadap kebutuhan masyarakat Pangandaran,” ujar Asep saat meninjau ke lokasi, beberapa waktu yang lalu .

 

Ia berharap rencana pembangunan jembatan yang telah disampaikan Gubernur Jawa Barat tersebut dapat direalisasikan dengan konstruksi yang tidak hanya mampu dilalui kendaraan roda dua, tetapi juga kendaraan roda empat.

 

Menurut nya , keberadaan Jembatan Pongpet nantinya memiliki nilai strategis karena tidak hanya berfungsi sebagai akses transportasi, tetapi juga dapat membuka peluang bagi pengembangan ekonomi dan pariwisata masyarakat. Harapannya jembatan ini tidak hanya bisa dilalui roda dua, tetapi juga roda empat. Sehingga betul-betul bisa menjadi akses perekonomian dan akses wisata,” ujarnya.

 

Asep menjelaskan, di kawasan seberang jembatan terdapat Kampung Badud yang memiliki potensi seni dan tradisi masyarakat. Potensi tersebut dinilai dapat dikembangkan menjadi salah satu daya tarik wisata apabila didukung dengan akses infrastruktur yang memadai.

 

“Di seberang sana ada Kampung Badud yang memiliki seni dan tradisi masyarakat. Saya kira konsep ini juga bisa menjadi daya tarik wisata. Potensi ekonomi masyarakat di wilayah sini juga bisa berkembang dengan baik,” Ujarnya .

 

Ia yakin pembangunan jembatan dengan kapasitas yang lebih memadai akan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

 

Bahkan, menurutnya, jembatan tersebut nantinya tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga dapat menjadi penghubung aktivitas ekonomi masyarakat.

“Saya punya keyakinan, kalau jembatan ini dibangun dan bisa dilalui kendaraan roda empat, dampaknya akan sangat besar. Tidak hanya menjadi jembatan penghubung, tetapi juga menjadi jembatan ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Pangandaran,” ujar Asep.

 

Menindaklanjuti rencana pembangunan yang disebut akan dilaksanakan pada 2027, Asep mengatakan Pemerintah Kabupaten Pangandaran perlu segera melakukan langkah-langkah persiapan sejak dini.

 

Ia mendorong pemerintah daerah mulai menyiapkan berbagai kebutuhan perencanaan, termasuk kajian teknis, aspek lingkungan, serta dokumen pendukung lainnya yang diperlukan sebelum pembangunan dilaksanakan.

“Kalau disampaikan pembangunannya pada tahun 2027, maka hari ini saya sengaja mengajak pemerintah daerah untuk menangkap sinyal ini. Apa yang harus dilakukan? Mulai dari perencanaan, kemudian kajian dan persiapan administrasinya,” ujarnya . ( Rk ) .

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *