EM Pria Asal Bengkulu Diduga  Pengedar Narkoba Jenis Ganja, Satres Narkoba Polres Lubuklinggau Lakukan Penangkapan Berikut Barang Bukti

EM Pria Asal Bengkulu Diduga  Pengedar Narkoba Jenis Ganja, Satres Narkoba Polres Lubuklinggau Lakukan Penangkapan Berikut Barang Bukti

Lubuk Linggau lensaperistiwa.com– Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lubuk Linggau Polda Sumatera Selatan berhasil mengamankan seorang pria berinisial EM (44) yang diduga kuat sebagai pengedar narkotika jenis ganja. Penangkapan dilakukan pada Jumat dini hari, 5 September 2025, di lokasi yang terbilang cukup strategis, yaitu di Jalan Garuda, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk Linggau.

 

Aksi penangkapan yang dipimpin langsung oleh Kasatresnarkoba AKP M. Romi ini berlangsung dramatis sekira pukul 00.50 WIB. Tim yang bergerak cepat berhasil menggagalkan upaya EM yang saat itu diduga tengah beraktivitas terkait peredaran barang haram.

 

Dari tangan tersangka EM, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana narkotika. Barang bukti utama yang ditemukan adalah satu kantong plastik bening berisi tanaman kering yang diduga kuat sebagai narkotika golongan I jenis Ganja, dengan berat bruto mencapai 101 gram. Tanaman terlarang ini ditemukan petugas tersimpan rapi di dalam kantong jaket bagian depan sebelah kiri tersangka.

 

Tak berhenti di situ, tim juga menemukan dua lintingan yang diduga berisikan ganja, masing-masing dengan berat bruto 1,19 gram. Barang bukti tambahan ini ditemukan di dalam sebuah kotak rokok merk Seven yang turut diamankan. Selain itu, turut disita pula satu kotak kertas Papier, sebuah bilah senjata tajam yang ditemukan terselip di pinggang kanan tersangka, sebuah jaket jeans warna abu-abu, satu buah tas pinggang warna putih merk MARHEN.J, serta satu unit ponsel merk INFINIX HOT 30i warna Putih beserta kartu SIM yang terpasang.

 

Tersangka EM, yang diketahui merupakan warga Gang Damai II No.05, Rt.05 Rw.01, Kelurahan Pengantungan, Kecamatan Ratu Samban, Kota Bengkulu, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

 

Seluruh barang bukti yang berhasil diamankan, beserta tersangka EM, langsung dibawa ke Mako Polres Lubuk Linggau untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

Atas perbuatannya, tersangka EM disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika atau Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman yang menanti pelaku narkoba ini sangatlah berat, sejalan dengan komitmen Kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polres Lubuk Linggau.(Muklis)

lensaperistiwa

Related articles

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1.    Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore.   Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC.  Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik.     Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout  dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup.   Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya   Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tampil Memukau Di Laga Kedua, Tim Kuda Hitam AMPG FC Kalahkan PSWS Dengan Skor 2-1. Pasca menang besar di laga pertama atas Mewah FC 8-0, AMPG FC kembali tampil memukau dilaga keduanya saat berhasil kalahkan tim kandidat juara PSWS FC dengan skor 2 : 1 babak penyisihan Grup H Turnamen Mini Soccer KNPI Kapolres Cup I yang berlangsung di Lapangan kantor bupati, Aek Kanopan, Sabtu (17/10/2026) pukul 16.45 sore. Laga tersebut berlangsung sengit, kedua tim memiliki skuad yang mumpuni sangat mempertontonkan permainan yang menghibur penonton yang hadir, jual beli serangan, PSWS FC pegang kendali, sedangkan pemain AMPG FC sesekali counter attack yang membahayakan pertahanan Kipung dan kawan kawan, bukan tanpa alasan bermodal 3 poin AMPG hanya butuh hasil seri untuk menjaga peluang lolos karena mereka menang dilaga pertama atas mewah FC. Disaksikan langsung ratusan pendukung fanatiknya, dengan status wajib menang, bermain seri dibabak pertama, permainan anak anak Psws buyar dan tampil tidak sesuai harapan dibabak kedua, Akibatnya jala gawang mereka bergetar oleh dua gol striker gempal AMPG FC, Boim. Dipenghujung laga Psws hanya mampu perkecil ketertinggalan menjadi 2 : 1 lewat gol Taufik. Dengan hasil tadi, AMPG memiliki 6 poin dan raih 1 tiket 16 besar melenggang ke fase knockout dan laga sisa hanya perebutan juara grup melawan Tawadhu FC yang juga mengemas 6 poin. AMPG akan bersaing untuk status juara grup. Leo Pinem sang manager, mengucapkan terimakasih untuk perjuangan seluruh pemain yang memang dari awal kita sampaikan agar bermain tanpa beban dan disiplin, Puji Tuhan akhirnya mampu untuk meraih kemenangan.” Ucapnya Ia berpesan untuk laga akhir tetap bermain lepas tanpa beban dan disiplin, Secara tim pemain sudah kompak dan cukup solid, hanya minus koordinasi dalam lapangan bang, membuat pemain hilang fokus dilapangan, Tetap jaga kondisi kawan kawan ayok kita raih kemenangan kita selanjutnya.” Tutup Leo Mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *