Dirreskrimsus Polda Gorontalo KBP DR MARULY PARDEDE ,SH, SIK, MH, Dalam Operasi Menangkap 2 Orang Terduga Pelaku Penambang Tidak Memiliki IPR 

Dirreskrimsus Polda Gorontalo KBP DR MARULY PARDEDE ,SH, SIK, MH, Dalam Operasi Menangkap 2 Orang Terduga Pelaku Penambang Tidak Memiliki IPR 

Gorontalo lensaperistiwa.com -Kepolisian Daerah Gorontalo dibawah Pimpinan Kapolda Ijp Drs WIDODO SH MH kembali menunjukkan keseriusannya dalam penegakkan hukum Pertambangan Ilegal ( PETI) , hal tersebut terjadi pada Jumat (22/05), Ditreskrimsus telah mengamankan kurang lebih 259 karung berisikan material Batu Hitam yang berlokasi dirumah salah seorang warga di Desa Tilangobula Kecamatan Suwawa Timur Kabupaten Bonebolango.

 

Adapun Barang bukti yang ditemukan, sementara masih dilakukan Police Line yang kemudian akan dilakukan penyitaan dan diamankan di Polda Gorontalo.

 

KAPOLDA Gorontalo, melalui Dirreskrimsus KBP DR MARULY PARDEDE ,SH, SIK, MH menjelaskan, dalam operasi tersebut 2 (dua) orang terduga pelaku telah diamankan menuju ke Polda Gorontalo guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Para pelaku diduga telah melakukan tindak pidana menampung, memanfaatkan, melakukan Pengolahan dan/atau Pemurnian, Pengembangan dan/atau Pemanfaatan, Pengangkutan, Penjualan Mineral dan/atau Batubara yang tidak berasal dari pemegang IUP, IUPK, IPR, SIPB atau izin.

 

Lebih lanjut, Maruly menambahkan Untuk pasal yang dipersangkakan terhadap Para Pelaku adalah Pasal 161 Undang-undang Nomor 3 Tahun 2020 atas perubahan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara tindak pidana tersebut diancam dengan hukuman penjara paling lama 5 Tahun dan denda paling banyak 100 Milyar( Seratus Milyar Rupiah).

 

Operasi ini dilakukan menunjukkan komitmen Kapolda bahwa bagi penambangan yg belum memiliki IPR akan ditindak tegas, dan kami menghimbau agar masyarakat segera mengurus IPR supaya bisa tetap menambang secara legal dan Bertanggungjawab, tutup Maruly.(*)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *