AKSELERASI ASTA CITA, BUPATI DESAK PUSAT PRIORITASKAN 6 PROYEK STRATEGIS INFRASTRUKTUR DI LABUHANBATU

Labuhanbatu Lensaperistiwa.com-Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu bergerak cepat menjemput bola demi memastikan pemerataan pembangunan di wilayahnya. Bupati Labuhanbatu, dr. Hj. Maya Hasmita Sp.OG. M.KM, secara resmi mendorong kementerian terkait agar memberikan atensi khusus terhadap sejumlah usulan infrastruktur strategis yang telah diajukan ke Pemerintah Pusat.
Harapan tersebut disampaikan Bupati Maya saat mengikuti Rapat Koordinasi Usulan Infrastruktur Kabupaten Labuhanbatu bersama Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI melalui sambungan virtual, di Ruang Rapat Bupati, Kantor Bupati.
Kamis (2/4/2026).
Dalam arahannya, Bupati Maya menegaskan bahwa usulan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan langkah konkret daerah dalam mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia. la berharap usulan-usulan tersebut masuk dalam skala prioritas pembangunan nasional.
“Kami berharap pemerintah pusat, melalui Kemenko Infrastruktur, memberikan atensi lebih. Usulan ini sangat krusial dan sinkron dengan visi Asta Cita Bapak Presiden dalam membangun dari pinggiran serta memperkuat kemandirian nasional,” ujar Bupati Maya.
Secara teknis, terdapat enam usulan besar yang menjadi fokus utama Pemkab Labuhanbatu. Usulan tersebut terbagi atas penguatan sektor pertanian (irigasi) dan peningkatan mobilitas warga (jalan):
DI Rawa Lobu Rampah: Pembangunan jaringan irigasi di Desa Meranti Paham, Panai Hulu.
DI Rawa Sei Rengas:
Pembangunan jaringan irigasi di Desa Sei Siarti, Panai Tengah.
DI Rawa Sei Tarolat:
Pembangunan jaringan irigasi di wilayah Bilah Hilir.
Jalan Sei Tampang-Sidomakmur: Rekonstruksi akses penghubung Bilah Hilir hingga Panai Hulu.
Jalan Sisingamangaraja: Peningkatan kualitas jalan diperkotaan (Simpang Mangga -Ujung Bandar).
Jalan Sei Rakyat – Batas Labusel: Peningkatan akses strategis menuju perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Selatan.
Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Labuhanbatu, H. Jamri ST, menambahkan bahwa urgensi pembangunan ini berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
( Sutrisno )






