Stok BBM Aman Untuk Wilayah Maluku

Lensaperistiwa, Maluku – Isu liar di kalangan masyarakat Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami kelangkaan beberapa hari lalu bahakan, PT. Pertemina Niaga akan menaikan harga Bahan Bakar Minyak jenis pertalite, pertamax, dexlite maupun solar. Dari informasi tersebut Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku yang membidangi persoalan dimaksud mengagendakan pertemuan bersama dengan, PT. Pertemina Niaga Maluku, PT. Patra Logistik, Seles Area, Retail Kantor Cabang Ambon, pihak Pertamina IT (Wayame), PT, Elnusa Berfofin guna membahas penyediaan dan pendistribusian BBM di Wilayah Maluku.
Agenda rapat berlangsung di ruang komisi ll DPRD Maluku di pimpin Ketua Komsi ll DPRD Maluku Irawadi didampingi Wakil Ketua John Laipeny dan Nita Bin Umar selaku Sekretaris Komisi Rabu, (01/04/2026).
Ketua Komisi ll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DPRD Maluku Irawadi menyebut, hasil rapat internal komsi bersama dengan pihak pertamamina bahwasanya stok BBM wiayah Maluku aman dipastikan dua puluh hari kedepan memang beberapa hari lalu terjadi tumpantindi warga mengatre beberpa SPBU di Kota Ambon mengakibatkan, semua orang panik bawanya kelangkaan BBM telah menipis, padahal kata dia stok BBM selau ada (aman), ada spikukasi yang beredar bahwa harga BBM sejak kemarin 1 April 2026 telah naik, “dipastikan harga BBM masih tetep stbil pada regional wilayah Papua dan Maluku.”
Sejak dua hari kemarin yakni, 29 Maret 2026 hingga 30 Maret 2025 masyarakat melakukan pengantrian BBM dikarnakan stok BBM belum di salurkan ke agen – agen SPBU oleh karenanya masyarakat panik dan merasa bahwa BBM sedang tidak baik – saja apalagi, perang Timur Tengah antara Israel, Amerika, Iran sedang berkecamuk di wilayah tersebut disebabkan semua orang berfokus pada konflik horisontal yang terjadi di Timur tengah apalagi? Minyak dunia yang semakin anjlok dan mengalami krisis ekonomi global di seluru dunia, dampak dari perang Timur Tengah yang tak ada henti. membuat semua orang berasumsi bahwasanya BBM telah langkah.
Sesuai rapat yang di gelar Komsi ll DPRD Maluku melibatkan pihak Pertamina Niaga Maluku regional wilayah Maluku dan Papua bahawa stok BBM aman untuk dua pulau hari ke depan, untuk itu ia menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak memakai BBM sesuai dengan kebutuhan, katanya.
Sementara itu Humas PT. Pertemina Petra Niaga wilayah Maluku, Papua Ispiani Abas menyebut bahwa hasil pertemuan PT. Pertemina bersama dengan mitra Komsi ll DPRD Maluku terkarit penyediaan dan pendistribusian BBM ke wilayah Maluku secara umum bahwasanya dua hari kemarin terjadi antrean panjang di beberpa SPBU di Kota Ambon ia bilang masyarakat terlalu gegaba alias panik buing mendengar isu liar yang sedang firal di mana – mana oleh karna itu terjadilah antirian panjang padahal stok BBM kita untuk cakupan Maluku dan Papua aman – aman saja hanya kepanikan masyarakat yang membuat hal demikian terjadi.
Ada juga isu yang beredar bahwa kenaikan BBM pada 01 April 2026 namu tak ada informasi resmi dari Pemerintah Pusat (Pempus) maupun pihak PT. Pertemina yang menyatakan bawa harga BBM telah naik oleh karenanya, masyarakat tidak terpsncing dengan isu yang beredar, kemudian dari segi stok BBM wilayah Maluku dinyatakan tidak bermasalah “kalau tidak aman mungkin tidak sedemikan? Pendistribusian stok BBM hingga jam 23.00 WIT itu pertanda bahwa stok BBM kita aman”.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terpengaru dengan isu yang membuat kepanikan terkait dengan BBM, sahut dia.(*)






