Rapat Komsi lll DPRD Maluku Bahas Air bersih

Rapat Komsi lll DPRD Maluku Bahas Air bersih

Lensaperistiwa, Ambon – Agenda rapat Komisi lll Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Maluku membahas terkit dengan air bersih di RT34 RW11 Desa Halong Kecamatan Baguala Kota Ambon rapat dipimpin Wakil Ketua Komisi lll DPRD Provinsi Maluku Ricard Rahakabauw didampingi Ketua Komisi Hadidayat Wajo dan Abdulah Kelilau selaku Sekretaris Komisi aganda tersebut membahas terkait hasil reses Komisi lll di lapangan beberapa waktu lalu. Yang mana melibatkan beberapa Dinas diantarnya Dinas PU Kota Ambon, SDA Provinsi Maluku, Balai Wilaya Sungai (BWS) Provinsi Maluku dan juga ketua RT34 Ketua RW 11 beserta beberpa warga, Selasa (31/03/2026).

Dalam pembahasan tersebut Ketua RT34 Sakarias Siwabessy menjelaskan problematika yang terjadi di loksi RT tersebut di mana debit air yang ada hanya satu titik mencakup tujuh pipa yang tersebar di loksi warga.

Ia merasa bahwasanya kondisi ini belum mencukupi kebutuhan warga sekitar, bukan hanya air bersih yang menjadi peramasalahan akan tetapi; lampu jalan juga menjadi persoalan di lokasi RT34, wilayah tersebut disitu kata dia lokasi merupakan area Sekolah Tinggi IAKN Ambon, ” kasian banyak mahasiswa yang lolang laling namun soadaya lampu jalan yang tidak di pasang pihaknya berharap agar Dinas terkait biasa melihat persoalan dimaksud,” sahut dia.

Sementara itu Sekretaris Komisi lll DPRD Maluku Abdulah Kelilau menyebut kondisi ini menjadi tanggung jawab kita bersama yang mana Dinas terkait yang mempunyai handel pada permasalahan di RT34, “butuh perhatian yang baik dari Dinas terkait agar warga tidak lagi bersungut – sungut terkait dengan persoalan yang terjadi.

Beberapa pekan kedepan yang membidangi hal tersebut akan melakuan survei di lokasi RT34 RW11 sembari melihat apakah benar penyampaian yang di sampaikan warga benar atau tidak, ketus dia.

Diwaktu yang sama Kasih Ops, Balai Wilaya Sungai Provinsi Maluku Hary Pancara mengungkapkan bahwa kondisi tersebut akan di kordinasi lewat internal BWS dan Dinas lain atas permasalahan ini, dalam waktu dekat BWS bersama dengan mitra Komsi lll beserta Dinas terkait lainnya akan melakuan survei lapangan apakah; benar debit air yang ada pada RT34 dinyatakan layak dan cukup buat kebutuhan warga atau kah? Tidak. Kerana itu harus di sesuaikan dengan volume anggaran yang ada.

Jika memang dalam agenda survei nantinya terjadi perubahan dalam melakuan penambahan debit air dengan melakukan pengoboran lagi? Di pastikan kondisi tersebut rile dan tidak salah lagi, “kita harus melakuan mis komunikasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon agar semuanya tidak salah arah” ketus dia, denga santun.(*)

lensaperistiwa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *