Bupati Anwar Sadat Hadiri Khataman Al-Qur’an dan Doa Bersama BAZNAS, Perkuat Spirit Berbagi di Bulan Ramadan

Lensaperistiwa – Tanjabbar, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri kegiatan Khataman Al-Qur’an dan Doa Bersama yang diselenggarakan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tanjung Jabung Barat di Masjid Al-Anwar, Rabu (18/03).
Kegiatan ini digelar sebagai bentuk doa bersama untuk kebaikan para muzaki, mutashaddiq, dan munfiq, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian ibadah di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi tradisi kebaikan yang berkelanjutan. Selain memperkuat nilai-nilai keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Anwar Sadat yang didampingi Ketua BAZNAS Ahmad Haziq, S.H.I., serta Sekretaris Umum MUI Dr. Mahputriono, S.S., M.Pd.I., menyerahkan santunan kepada 30 santri tahfidz, bantuan paket sembako, serta santunan kepada para mualaf.
Tidak hanya itu, bantuan paket hari raya juga diserahkan kepada enam orang mualaf yang berada di Lapas Kelas IIB Kuala Tungkal sebagai wujud kepedulian di bulan penuh berkah.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan bahwa Ramadan merupakan momentum terbaik untuk meningkatkan kepedulian dan memperbanyak amal kebaikan.
“Ramadan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan memperkuat rasa empati kepada sesama. Apa yang kita berikan hari ini semoga menjadi amal jariyah, membawa keberkahan bagi para muzaki, serta menghadirkan kebahagiaan bagi para penerima,” ujarnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh KH. Fakhruddin Nur. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah untuk meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, serta memanfaatkan bulan Ramadan sebagai sarana memperbaiki hubungan dengan Allah (habluminallah) dan sesama manusia (habluminannas).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda, perwakilan Kalapas Kelas IIB Kuala Tungkal, perwakilan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.






