Breking News

Menjaga Ekspetasi Ekonomi Pemprov Maluku Ditriwulan l Tahun 2024

Lensaperistiwa.com – Ambon

Perekonomian Maluku berdasarkan besaran PDRB atas dasar harga berlaku Triwulan IV 2023 mencapai Rp15,17 Triliun dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp9,08 Triliun. Pertumbuhan Ekonomi Maluku Triwulan IV 2023 sebesar 4,77% (yoy). Pada Bulan Februari 2024 ini, tingkat inflasi gabungan dua (2) kota dan satu (1) kabupaten di Provinsi Maluku berada pada angka 2,75% (yoy) dan deflasi sebesar 0,46% (mtm).

Kota Ambon mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 2,80%, Kota Tual mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 2,59%, dan Kabupaten Maluku Tengah mengalami inflasi year on year (yoy) sebesar 2,71 %. Inflasi year on year provinsi Maluku terjadi karena adanya kenaikan harga tertinggi pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau.

Kepala Kanwil DJPb provinsi Maluku Teddy Suhartadi Permadi kepada wartawan melalui via telepon Selasa, (09/07/2024).

Menyebutkan sampai dengan tanggal 31 Maret 2024 kemarin, posisi realisasi belanja di Provinsi Maluku sebesar Rp4.311,21 Miliar atau 19,95% dari pagu dengan realisasi Belanja Pemerintah Pusat mencapai Rp1.856,80 Miliar yang meningkat sebesar 17,08% (yoy).

Peningkatan belanja tersebut sebagian besar berasal dari realisasi belanja pegawai yang terealisasi sebesar 25,97% dari pagu atau meningkat sebesar 39,69% (yoy) dan belanja barang yang terealisasi sebesar 19,82% dari pagu dan juga mengalami peningkatan mencapai 37,25% dari tahun sebelumnya. Dari sisi Transfer ke Daerah, telah tersalur sebesar Rp2.454,41 atau mengalami peningkatan sebesar 15,93% (yoy) yang disebabkan karena peningkatan penyaluran Dana Desa (DD) dan Dana Alokasi Umum dibanding tahun sebelumnya.

Kinerja APBN di provinsi Maluku pada Triwulan I Tahun 2024 semakin menguat. Hal tersebut ditandai dengan kenaikan Realisasi Pendapatan APBN Bulan Maret 2024 telah mencapai Rp507,82 Miliar atau naik sebesar 11,07% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2023. Hingga akhir Maret, penerimaan pajak mencapai Rp323,81 Miliar atau 17,07% dari target dan tumbuh 1,92% (yoy). Penerimaan pajak berkontribusi secara dominan terhadap total pendapatan di provinsi Maluku, ketus dia.

Selanjutnya, penerimaan kepabeanan dan cukai mencapai Rp3,11 Miliar atau 101% dari target. Realisasi Impor s.d. Maret 2024 sebesar USD110.594.807 yang didominasi importasi migas, sedangkan realisasi ekspor sebesar USD14.960.716 didominasi eksportasi non migas berupa hasil laut.

Kemudian, penerimaan PNBP hingga akhir Maret 2024 terus mengalami pertumbuhan, mencapai Rp184,11 Miliar (46,19% dari target) atau tumbuh 31,91% (yoy). Capaian positif ini terutama didorong oleh realisasi pendapatan PNBP Lainnya sebesar Rp101,16 Miliar dan pendapatan BLU sebesar Rp82,95 Miliar, ketusnya.

Peningkatan kinerja APBN pada Triwulan I Tahun 2024 ini diharapkan menjadi faktor pendorong sekaligus sebagai katalis pertumbuhan ekonomi di Maluku sesuai dengan amanat dan tujuan Undang-Undang APBN yakni penguatan ekonomi dan pembangunan secara merata sampai pelosok negeri.

Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Maluku akan terus mendukung program percepatan pembangunan wilayah Maluku melalui skema optimalisasi penggunaan dana APBN sesuai dengan target capaian pemerintah.

Tentunya kunci keberhasilan pencapaian target tersebut berupa sinergi erat antara pemerintah pusat, Kementerian/Lembaga, dan pemerintah daerah yang bersama-sama memperkuat strategi utilisasi fungsi fiskal dan moneter dalam percepatan pertumbuhan ekonomi regional Maluku, ketusnya mengakhiri.(*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *