Breking News

Perayaan HUT GEMA PENU SETARA ke -9 Tahun

Lensaperistiwa.com – Ambon

Organisasi Gerakan Mahasiswa Pemuda Pegunungan Seram Utara (GEMA PENU SETARA) merupakan organisasi paguyuban yang mendominasi semua Mahasiswa dan Pemuda berasal dari Pegunungan Seram Utara Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).

Organisasi yang di bentuk pada 26 April 2015 oleh sekelompok Mahasiswa dan Pemuda ini, tepat pada Jumat, 26 April 2024 melakukan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) organisasi GEMA PENU SETARA yang ke-9 Tahun bertempat di Poka (Air Wailela) dengan tema “Badiri kuat sama deng sagu, Bersatu Katong tetap teguh”.
Perayaan Hari Ulang Tahun GEMA PENU SETARA ini berlangsung di alam yang bebas dan rumah yang sederhana di pinggiran air Wailela Kota Ambon.

Ketua Umum periode 2024-2025 (Eston Halamury), dalam sambutan singkat mengatakan “Tempat yang sederhana ini bukan menjadi tolak ukur dalam merayakan HUT organisasi, percuma jika kemudian kita melakukan acara di tempat yang mewah namun tindakan dan pikiran tak semewah apa yang diharapkan. kita adalah orang-orang yang dianggap terbelakang karena tempat asal kita dari pegunungan. Kita pernah di bilang orang gunung adalah orang bodoh. Kata-kata ini sangat menyentuh hati kita. Di hari ulang tahun yang ke-9 ini adalah usia yang paling mudah dan menjadi tugas dan tanggung jawab kita sebagai generasi muda dan sebagai Agent of Change harus membalik kata orang “bodoh” menjadi orang “cerdas” hal tersebut pertanda bahwa manusia yang hidup di daerah pegunung bukan di katakan lemah namun, dengan pemikiran – pemikiran itulah kemudian memberikan semangat yang membara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa lewat karya- karya maupun gagasan yang di lakukan setiap waktu dalam melihat daerah pegunungan yang kita cintai.

Masih banyak retorika hidup yang perlu kita syukuri lewat kemuran Tuhan sehingga perayaan HUT ke 9 Tahun GEMA PENU SETARA dapet di rayakan dengan segalah baik karena tugas kita masih banyak untuk melihat semua problematika yang terjadi di daerah pegunungan seram utara mulai dari persoalan pendidikan, kesehatan, Ekonomi, politik dan budaya”.
Ketua Umum juga menyampaikan jika ingin melakukan perubahan bukan hanya sekedar dengan kata-kata namun harus dengan tindakan nyata. Karena Revolusi bukan sekedar teori tapi revolusi adalah praktek, ketusnya.

Setelah berlangsungnya perayaan HUT GEMA PENU SETARA yang ke-9 juga di lakukan proses pengkaderan bagi 20 orang anggota organisasi paguyuban ini dengan tujuan untuk melatih mental dan meningkatkan kemampuan berfikir secara kreatif dan inovatif.

Harapan terbesar yang dimiliki oleh generasi muda pegunungan Seram Utara adalah adanya kesadaran penuh dari Pemerintah dan masyarakat untuk melihat semua realita dan problematika yang terjadi di daerah pegunungan Seram Utara. (Stevi Ilela)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *