Breking News

Singerin, Anak Daerah Pulau Seram di Biyayai Yayasan Bersekolah Jika Ada Yang Mau

lensaperistiwa.com – Ambon

Kepedulian Yayasan Kristen YPPK DR. J. B. Sitanala terhadap pendidikan di daerah Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) wilayah pegunungan terkesan luar biasa di karenakan, pihak Yayasan telah memberikan ruang terhadap anak daerah pegunungan untuk menempuh perguruan tinggi yang di biyayai oleh Yayasan Kristen, hal tersebut merujuk pada mutuh pelayanan yang berkompeten.

Ketua Yayasan Kristen YPPK DR. J. B. Sitanala, Dr. Loce Singerin S.Pd M.Pd kepada wartawan di ruang kerjanya Sabtu, (24/02/2024) pihaknya menyebutakan insiasi pelaksanaan pendidikan Kristen daerah pegunungan Yayasan Kristen YPPK DR. J. B. Sitanala pusat dan cabang telah berinisasi agar menyekolahkan anak – anak daerah pegunungan Kobi yang rindu untuk menempuh jalur perguruan tinggi guna di siapkan untuk mengapdi pada sekolah yang telah di dirikan oleh pihak Yayasan.

Dari retorika kehidupan di daerah pegunungan pihaknya menyebutkan wilayah pegunungan Kobi merupakan salah satu wilayah yang sulit untuk di jangkau namun hal tersebut bukan menjadi alasan bawasanya tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik dapat di batasi di sana, yang menjadi persoalan adalah apakah anak daerah bersedia mengapdi dan melayani pada sekolah yang telah di siapkan pihak Yayasan?

Dari kondisi inilah kemudian Yayasan Kristen YPPK DR. J. B. Sitanala memberikan kesempatan bagi setiap anak daerah Serem Utara Timur Kobi untuk menempuh sekolah perguruan tinggi yang di fasilitasi oleh pihak Yayasan dari segumpalan ide dan gagasan yang di gagas oleh pihak Yayasan bisa mengluruskan dan mengatasi persoalan pendidikan di sana, ketus Singerin.

Permasalah masalah pendidikan di daerah pegunungan Serem Utara Timur Kobi telah di bahas pada rapat – rapat tahunan yang di selenggarakan pihak Gereja Protestan Maluku (GPM) dan pihak Yayasan jika kemudian anak – anak pegunungan Kobi mau untuk di bersekolah pada perguruan tinggi maka, pihak Yayasan bersedia untuk menyekolahkan di campus – campus yang ada seperti Unversitas Pattimura (UNPATTI), UKIM serta campus-campus lain yang ada di Maluku.

Pihaknya menyebutakan Yayasan sedang mencari figur anak yang benar-benar berkomitmen guna menempuh pendidikan perguruan tinggi yang akan membantu masyarakat pegunungan dalam memberikan pelayanan serta dedikasi mutuh pendidikan di daerah pegunungan.

Hal tersebut tidak terlepas dari tatalayanan yang di berikan oleh pihak Gereja Protestan Maluku dalam melakukan pengendalian pendidikan lewat penampatan para pendeta dengan terus memberi edukasi dalam konteks melayani.

Oleh karena itu, dengan penampatan pelayanan pendidikan yang di sediakan oleh Greja Protestan Maluku (GPM) maka hal tesebut merupakan tanggung jawab pihak Gereja dalam mencerdaskan anak bangsa lewat pelayanan pendidikan yang di berikan, “para pendeta telah melibatkan diri untuk membantu proses belajar mengajar di sana” ketusnya.

Yang menjadi fokus pihak Yayasan adalah menyekolahkan anak- anak di bangku pendidikan perguruan tinggi nah, ini yang menjadi faktor utama kita pihak Yayasan Kristen YPPK DR. J. B. Sitanala.” Kita cari anak – anak yang serius untuk melayani di daerah pegunungan,”
selama ini Pemerintah telah memberikan etikat baik lewat penampatan guru di daerah pegunungan namun pelayanan tugas tidak di jalani dengan baik.

Di tanya soal masalah guru di daerah pegunungan Negri Maraina dan Manusela pihaknya menyerukan bawasanya tenaga guru pada Negri Maraina dan Manusela, masih ada dengan kapasitas tenaga pendidik Aparatur Sipil Negara (ASN) baru saja pensiun, hal tersebut mencitrakan bahwa masalah pendidikan di pegunungan Negri Maraina dan Manusela masih terjangkau baik, ketusnya mengakiri.(Edy.M)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *