Breking News

Pondok Pasantren Bahrul Ulum Berdiri Dari Tahun 1908 Lembaga Pendidikan Yang Exsis

lensaperistiwa.com – Kab.Tasikmalaya

Pondok Pasantren Bahrul Ulum yang berdiri dari Tahun 1908 di jln pahlawan, K,H Musthafa Kp Nagarasari RT 09/02, Desa Sukarapih Kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya.

Pondok Pasantren Bahrul Ulum merupakan Lembaga yang Exsis sejak berabad abad silam.senin,18/12/2023.

Setiap pompes tidak hanya memiliki sarana sarana seperti mesjid dan pemondokan, melainkan juga peran ulama sebagai pengasuh para santri menyerap ilmu,hikmah,dan keteladan dari kiai kiai yang tinggal bersama mereka.

Ketua Pompes Bahrul Ulum Kabupaten Tasikmalaya,Haji Muhamad Yudistira, dan ketua yayasan haji Muhamad Yusup Bahar, mengatakan, Pasantren adalah tempat mendidik generasi muda muslim,tujuanya agar meraka tidak hanya alim,tetapi juga berahlak Karimah para santri pun menyaksikan contoh dari ulama yang membingbing mereka.

Pola pendidikan di Pasantren adalah keteladanan,inilah yang membedakan nya dengan lembaga- lembaga lain,
Jadi bukan,pada kurikulum, luasnya gedung dan hal- hal materiel lain,di sini, keberadaan kiai menjadi penting.

Kiai merupakan figur utama dalam menghadirkan keteladanan itu, setiap pengasuh pompes selalu mengajarkan Budi pengerti dan akhlak,sebagai mana yang di contohkan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis,rosul,SAW menyatakan bahwa di utusnya beliau adalah untuk menyempurnakan akhlak manusia, itulah kenapa umat Islam menjadi umat terbaik.

Para santri datang ke sebuah pompes bukan hanya untuk menuntut ilmu, tetapi juga meneladan kehidupan para kiai- kiai pun memahami peranya sebagai role model pendidikan.

Meraka sangat menyadari,anak- anak lebih banyak meniru apa apa yang ada di sekitarnya,bukan dengan membaca,buku- buku karena itu, ada pepatah mengatakan, “satu teladan kebijakan lebih baik dari pada nasihat,”

Inilah mengapa kiai mesti berada di pompes selama 24 jam penuh,tinggal bersama para santri,berjamaah dengan Meraka di mesjid dengan begitu santri- santri dapat menyaksikan sendiri, (keteladanan).pompes hadir untuk menghindari munculnya generasi yang kehilangan keteladanan,pungkasnya. (Wawan.H)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *