Breking News

Diduga Seorang Lurah Di Maki Maki Dokternya Di Rumah Sakit Suwasta Di Kota Tasikmalaya

lensaperistiwa.com – KotaTasikmalaya

Bahasa itu tidak ada pasarnya  begitu pula dengan ucapan pasti ada aturan nya.

Salah satu Rumah Sakit suwasta yang berada di Kota Tasikmalaya telah terjadi insiden yang seharusnya itu jangan terjadi.

Menurut salah satu sumber yang enggan di sapa namanya ,menjelaskan apa yang di lihat dan yang ia dengar ,menurut sumber kurang lebih jam 10 WIB.

Datang dengan maksud untuk menengok salah satu pasien (pimpinannya) namun ketika mau masuk dan naik ke lantai 3 di mana pasien itu dirawat,ia di peringati oleh petugas RSU itu yang katanya jam besuk nanti jam 11,Maka ia menunggu di ruang tunggu tidak lama kemudian pintu masuk mulai di buka maka masuklah dan langsung menuju ruangan yang ada di lantai 3,namun sesampainya depan pintu kamar terdengar ada cecok yang cukup keras terdengar keluar,ternyata  begitu dia masuk terlihat ada seorang Dokter yang lagi marah ke pada penunggu pasien sekaligus ke pasiennya.

Menurutnya awal mula sang Dr itu marah yakni dari kalimat yang di lontarkan oleh penunggu (istri pasien) Yang mana penunggu pasien itu bicara pada Dr tersebut bahwa suaminya mau di bawa pulang soalnya dari hari Selasa tgl 28 nov 2023 jam 18,00 WIB sampai Hari ini Rabu tgl 29/11/2023.

Jam 11  baru ada pemeriksaan oleh  Dr, berarti selama 17 jam pasien tesebut tidak ada penanganan medis sedikit pun.dengan kalimat itulah maka dr tersebut marah marah yang kurang lebih bahasa nya “mau sambuh atau tida ,kan ini Juga mau periksa sambil membentak bentak ,sampai pasien pun ikut bicara, jangan bentak bentak dong mau sembuh gimana kalau caranya main bentak bentak begini ,yang  seharusnya seorang Dokter itu harus lemah lembut dan santun kepada pasiennya ,jangan arogan seperti seorang preman  . Lanjut sumber akhirnya pasien di bawa ke rumah sakit lain yang katanya begitu masuk pun pasien tersebut langsung di tindak. (Erlan.R)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *