Breking News

Warga Marah, Proyek Modernisasi Sungai Cipelang Merusak Akses Jembatan

lensaperistiwa.com – Indramayu

Puluhan warga masyarakat Desa Bangkaloa ilir,Kec, Widasari Kab, Indramayu geram terhadap rekanan kontraktor PT. Hutama Karya (HK).

Kekesalan warga memuncak, hingga memberanikan diri menyetop para pekerja di proyek modernisasi sungai cipelang, diblok Dermaga malang, Senin malam (20/11/2023)

Pasalnya warga Kesal lantaran jembatan dermaga malang, akses penting penghubung antar blok RT 05, 06 ,07 dibiyarkan rusak hingga hampir roboh tanpa ada perbaikan dari pihak sub kontraktor PT. Hutama Karya.

Sedangkan Jembatan Dermaga Malang tersebut kondisi rusak lantaran imbas dari proyek modernisasi sungai cipelang.

.” Jembatan rusak hingga hampir rubuh dibiyarkan, sedangkan awalnya, jembatan Dermaga Malang kondisinya normal tidak rusak parah..” Ujar Azis warga sekitar proyek

Dia berkoar rusaknya jembatan dermaga malang disebabkan adanya proyek sesi pengurugan tanah merah dibibir sungai cipelang pada 5 bulan lalu.

“Ya, Jembatan itu sering dilalui mobil dum truk bermuatan lebih dari 6 Ton hingga kondisinya rusak.” Koar Azis dengan nada tinggi

Diketahui warga, sejak Bulan Mei dan Juni 2023, kontraktor dari PT.HK berjanji akan diperbaiki usai sesi pengurugan tanah merah.

.”Namun hingga Bulan November 2023, pihak HK ingkar janji. Maka dari itu, kami protes disaat sesi kerjaan kontruksi pondasi, agar tidak terulang.” Ujar warga lain, Imbron warga Desa Bangkaloa ilir, Selasa ( 21/11/2023).

Kekesalan warga pun,membuat Kuwu Bangkaloa ilir, Mislam ikut turun tangan serta memvasilitasi warga untuk bermusyawarah bersama pihak PT.HK.

Dari pertemuan antara warga dan perwakilaan rekanan kontraktor, Humas PT.Hutama Karya, Waluyo berjanji segera mungkin jembatan itu diperbaiki.

.” Kasih waktu 2 Hari mas, nanti kami beri jembatan Temporeri dulu agar akses warga bisa nyaman.” Ujar Waluyo diwakili Juder.

Kendati demikian, warga tetap memaksa agar tidak ada janji palsu ke dua dari PT.HK

.” Jika 2 Hari tanpa ada Jembatan Temporari, Maka kami warga bakal sabotase proyek di sesi pekerjaan kontruksi pancang, camkan itu.” Ujar Budi dengan nada keras dihadapan Kuwu Bangkaloa ilir. (Bd)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *