Breking News

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Sukabumi memberikan sejumlah penghargaan kepada para pelajar SD dan SMP

lensaperistiwa.com – Sukabumi

Baru baru ini Dinas Pendidikan Kota Sukabumi memberikan Sejumlah penghargaan kepada Sisawa SD dan SMP
yang menjadi bagian dari Kontingen Kota Sukabumi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Jawa Barat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Kepala Disdikbud Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, secara simbolis kepada perwakilan kontingen pada 21 November 2023 di Kantor Disdikbud.

Dari kontingen pelajar SD dan SMP yang diturunkan dalam FTBI, tiga orang pelajar berhasil meraih juara pertama yakni Muhammad Raafi Putra Pangestu, siswa SMPN 5 yang menjadi juara pertama Lomba Pupuh. Kemudian Hafiz Maulana, dari SDN Karang Tengah yang menjuarai Lomba Maca Nulis Aksara Sunda, serta Nurul Afifah Zakarya, siswi SDN Manunggal Bhakti yang meraih juara pertama Ngarang Carita Pondok (Carpon). Atas prestasi yang diraih mereka pun menjadi bagian dari Kontingen Jawa Barat yang akan tampil dalam FTBI Nasional.

Kepala Disdikbud Kota Sukabumi ketika diwawancarai mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pelajar yang mewakili Kota Sukabumi dalam FTBI, karena telah berupaya untuk mengharumkan nama Kota Sukabumi ditingkat provinsi.
‘Saya mengucapkan terima kasih atas perjuangan mereka baik yang juara maupun yang tidak juara karena sudah berupaya untuk mengangkat nama baik Kota Sukabumi.” Jelasnya

Sedangkan ketika ditanya mengenai persiapan untuk FTBI Tingkat Nasional, ia menuturkan bahwa pihaknya akan menjalin beberapa kerja sama seperti dengan Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S). Ia pun mengharapkan ajang FTBI Tingkat Nasional bisa dimanfaatkan oleh pelajar asal Kota Sukabumi untuk menjalin silaturahmi dengan pelajar dari berbagai daerah lain.

“Ya tentu nanti akan melaksanakan pembinaan ya, kemudian juga latihan – latihan supaya mereka itu tidak demam panggung terutama nanti di tingkat nasional. Mudah – mudahan itu menjadi ajang silaturahmi pelajar kita dengan pelajar dari berbagai provinsi yang ada di Indonesia, dan kemudian menjadikan mereka orang – orang yang bijak yang memiliki pemahaman Bhinneka Tunggal Ika.” Ujarnya( humaskota smi/ edy )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *