Breking News

Diduga Pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan Panglayungan Tuai Kontroversi

Lensaperistiwa.com – Kota Tasikmalaya

Pembangunan sarana dan prasarana berupa pengaspalan jalan warga dan pembangunan IPAL di wilayah kelurahan panglayungan menjadi perbincangan hangat. Masalahnya pembangunan tersebut dilaksanakan tidak sesuai dengan peraturan pemerintah yang tertuang dalam Perwal nomor 40 tahun 2022, dimana pembangungan harus dilaksanakan dengan menerapkan Type IV atau dilaksanakan melalui Pokmas yang dibentuk oleh kelurahan.

Pembangunan dilaksanakan oleh pihak ke 3 atau rekanan, sepetri yang dikatakan Lurah Panglayungan Wasliman Solihat, SE.
Yang menjadi kontroversi adalah pembangunan tersebut tanpa ada kesepakatan dengan pengusul dan tidak ada koordinasi sebelum pelaksanaannya, dengan alasan pembangunan tersebut disesuaikan dengan RKA awal.

Tapi walaupun akan dilaksanakan oleh pihak ketiga seharusnya ada surat pernyataan ketidak sanggupan melaksanakan kegiatan yang di tanda tangani oleh POKMAS dan Lurah.

Namun pada kenyataannya prosedur tersebut tidak di tempuh, sehingga menimbulkab dugaan ada permainan dibalik pembangunan yang dilaksanakan di Kelurahan Panglayungan.

Dalam hal ini Pemerintah Kota Tasikmalaya harus tegas dan segera mengambil sikap untuk menengahi permasalahan yang terjadi di kelurahan Panglayungan, karena ini tidak mungkin dilaksanakan oleh lurahnya saja tanpa dibantu oleh staf atau PPTK.

Tanpa tindakan dan ketegasan dari Pemerintah, kondusifitas wilayah tidak akan terwujud.( Tiem )

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *