Breking News

78 Tahun Indonesia Merdeka Tak di Sentuh Pemerintah Terhadap Masyarakat Maneo Pulau Seram

Lensaperistiwa.com – Ambon

Miris 78 Tahun Indonesia merdeka namun belum di katakan merdeka sebap rata-rata Wilayah di pelosok Nusantara belum pernah di sentuh Pemerintah. Salah satunya adalah pelosok pedalaman Negri Maneo Kecamatan Seram Utara Timur Kobi Kabupaten Maluku Tengah (Malteng).
Ketua, Himpunan Mahasiswa Pelajar Maneo (HIMAPEMA) kepada wartawan di Ambon Rabu (16/08/2023).

Pihaknya mengatakan, sejak Proklamasi Kemerdekaan RI 1945 di komandangkan hingga saat ini, pedalam Negeri Maneo di Seram Utara Timur Kobi “belum mendapatkan perhatian kusus oleh Pemerintah Daerah maupun, Pemerintah Provinsi dan juga Pemerintah Pusat (Pempus).”

Infrastruktur yang menjadi kendala masyarakat pegunungan seperti pembuatan jalan dan jembatan hingga saat ini belum tersentuh sedikit pun, oleh Pemerintah padahal kendala-kendala seperti itulah yang kemudian Negara hadir di tengah-tengah ketidak berdayanya masyarakat pegunungan Serem Utara Kobi yaitu, Negri Maneo.

Di tanya soal masalah pendidikan di daerah pedalaman Serem Utara Halamury mengatakan, “kita telah merdeka terlepas dari belenggu penjaja namun kemudian, secara logika masyarakat Negri Maneo belum meredka secara utuh.

Pendidikan menjadi prioritas utama anak-anak kita di Daerah pedalaman pegunungan pulau serem Maluku namun nahas, kurangnya tenaga peserta didik, ada dua (2) tenaga guru yang bertugas di sekolah namun kata Halamury, pendidikan terakhir mereka hanyalah SMA dan SMK fasilitas gedung sekolah juga tidak memadai dengan tidak di lengkapi dengan buku-buku panduan. Struktur fisik bangunan sekolah pun, terbuat dari papan. Tak manusiawi sekali, ungkap Mahasiswa Perguruan Tinggi Institut Agama Kristen Negri Ambon itu.

Halamury menegaskan, terdapat dua (2) sekolah SD yang berada pada Negri Maneo yaitu satu (1) sekolah Yayasan dan satu (1) sekolah Negri, di bawa naungan Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen DR.J.B SITANALA dan SDN 266 Maluku Tengah yang berlokasi di, Dusun Maneo Tinggi.

Ditanya soal penanganan kesehatan lanjut Halamury, “jika masyarakat mengalami masalah kesehatan maka, tidak kemungkinan di bawa ke puskesmas Morokai Kobi jarak yang di tempuh adalah kurang dari satu (1) hari jika cuaca buruk bisa dua (2) hari perjalanan. Kemudian, kalau ada masyarakat yang memilih untuk penanganan secara atrenatif maka tidak perlu untuk di bawa, ujarnya bersedih.”

Oleh karena itu, kami, Himpunan Mahasiswa Pelajar Maneo ( HIMAPEMA) menyampaikan serta, memberikan kado istimewa di momen HUT RI ke 78 ini, kepada Pemerintah Kabupaten Maluku Tengah (Malteng), Pemerintah Provinsi (Pemprov)Maluku, dan Pemerintah Pusat (Pempus) bawasanya, bagaimana di momen hari kemerdekaan RI, dan juga menyambut Tahun 2024 sebagai Indonesia Emas.Akan tetapi, Wilayah – Wilayah yang ada di Provinsi Maluku terkususnya pedalaman pegunungan Serem Utara Timur Kobi masih sangat tertinggal.

Kami berharap agar Pemerintah dapat mendengar keluh kesah masyarakat Maneo pedalaman pegunungan Seram Utara Kobi ujarnya mengakhiri.*

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *