Breking News

Bunda Desa Sangliat Dol Koperatif Pada Masalah Stunting

lensaperistiwa.com – KKT

Desa Sangliat Dol yang terletak di Kecamatan Wertamrian,Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) Propinsi Maluku termasuk dalam kategori Desa Prestasi dengan jumlah bayi nol Stunting, pantawan wartawan Lensaperistiwa.com Selasa, (20/06/2023).

Bunda Paud Desa Sangliat Dol nggang namanya di publik itu, menyebutkan jumlah keseluruhan bayi dan balita sekarang sebesar enam puluh dua(62) anak.
Rata- rata mengalami kesehatan yang baik namun, dua diantaranya kurang bertumbuh atau mengalami faktor genetika.

Jika di lihat dari keberhasilan Desa Sangliat Dol ini, merupakan salah satu Desa yang memiliki prestasi nol stunting kemudian, dengan kapasitas anak di atas rata-rata katagori sehat, namun tidak terlepas dari dukungan Bunda Desa. Kemudian, dalam menjalankan semua program yang telah di tetapkan Pemerintah Pusat (Pempus) dalam mengatasi Stunting di wilayah Maluku termasuk Desa Sangliat Dol .

Jika di lihat “selama 2 tahun terakhir ini,Bunda selalu memberikan asupan gizi yang baik berupa Imunisasi rutin memberikan asupan kalsium gisi yang baik kepada bayi dan balita lewat, dan ibu hamil dalam mengkonsumsi makanan tambahan”, ulas Bunda Desa Sangdol Dol itu.

Dirinya mengatakan “apapun yang sudah diprogramkan dalam APD Desa Sangiat Dol harus dijalankan karena anggaran tersebut diperuntukkan untuk bayi dan balita dalam mengatasi penularan stunting.

Ia merupakan salah satu Bunda Desa dan Bunda Paut yang sangat aktif dan koperatif dalam menganalisa perkembangan bayi dan balita lewat program-progaram yang telah di tetapkan untuk, tujuan kesehatan bayi.

Hal tersebut perlu dijadikan contoh dan teladan bagi Bunda-bunda Desa yang lain yang ada di Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) karena selalu melakukan banyak program di Desa dalam pencegahan angka stunting, ketusnya.

” Dua tahun ini anak-anak katagori stunting merupakan perhatian serius Bunda Desa dan Bunda Paud telah memberikan kontribusi besar lewat pemberian makan bergizi dan susu.”

Ada juga anak kategori sehat non stunting karena pengaruh genetika Bunda Desa dan Bunda Paud juga memberikan asupan kalsium kemudian pertumbuhan tak normal selayaknya anak anak seusia. Namun semua sudah di anggarkan maka harus melayani secara baik, ujarnya mengakhiri.

SRA

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *