Breking News

Iis Ditangkap Satgas TPPO Indramayu, Tipu Calon TKI ke Jepang

Lensaperistiwa.com – Indramayu.

Tim Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO) Kab, Indramayu kembali membekuk terduga pelaku perdagangan orang.

Terduga pelaku bernama Karwisem (40) alias Iis warga Desa Sukasari Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu Provinsi Jawa Barat dan rekannya MY.

Keduanya selain terkena TPPO, mereka juga kuat melakukan penipuan terhadap sejumlah Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI).

Kapolres Indramayu AKBP Dr. M. Fahri Siregar mengatakan, Peran Iis sendiri sebagai sponsor dan juga kepala cabang (Kacab) PJTKI PT. Alfira desa Pekandangan Indramayu.

Sedangkan pelaku MY bertugas sebagai di lapangan yang mencari korban atau calon PMI.

“Iis menjanjikan kepada korbanya bisa memberangkatkan untuk bekerja di negara Jepang dengan gaji yang besar.Dengan bayaran Rp. 25 juta sampai Rp. 35 juta perbulan. Dan korban diminta uang oleh Iis sebesar Rp. 65 juta.” Ungkap Kapolres Indramayu

Modusnya, korban diberangkatkan ke Jepang oleh Iis dengan menggunakan Visa turis.

” Ketika korban tiba Osaka Jepang mereka ditahan dan selanjut korban diberikan surat deportasi. Untuk dipulangkan ke Indonesia dikarenakan korban tersebut tidak dibekali persyaratan sebagai PMI.” Beber AKBP M

Namun demikian, penangkapan terhadap Iis dan MY. Berawal dari laporan salah satu korban penipuan CPMI oleh Iis yakni Azhar Zulkifli warga desa Sumuradem Kecamatan Sukra Indramayu.

Bahwa korban merasa ditipu oleh Iis dengan dijanjikan bisa bekerja di Jepang.

Setalah korban memberikan uang kepada Iis, korban pun diberangkatkan ke Jepang.Akan tetapi setelah korban berada di Jepang korban malah dideportasi.

Kedua pelaku kini, dijerat dengan pasal 4 UU RI No. 21 tahun 2007. Tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang (PTPPO) dan atau pasal 81 UU RI No. 18 tahun 2017. Tentang perlindungan pekerja migran Indonesia (PPMI)

Dengan ancaman 4 tahun sampai 15 tahun penjara dan denda paling sedikit 120 juta atau denda paling banyak Rp.600 juta. (Bd)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *