Sungai Cibuaya Di Indramayu Tercemar, Ribuan Ikan Mati

lensaperistiwa.com – Indramayu.

Pencemaran Sungai terjadi di Sungai Cibuaya, tepatnya di Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu. Belasan ribu ikan pun mati, diduga karena terkena racun dari zat pencemaran.

Pencemaran awalnya terlihat di Sungai Cibuaya wilayah Desa Kongsijaya. Namun, hingga Minggu, 6 November 2022, pencemaran meluas hingga Bangkaloa Ilir.

Warga Kongsijaya dan Bangkaloa Ilir gelisah dengan kondisi air yang menghitam serta berbau bacin hingga warga terkena gatal-gatal.

Sutarjo menduga pencemaran sungai Cibuaya terjadi karena limbah yang berasal dari Pabrik Gula (PG) Jatitujuh di Kabupaten Majalengka.

Sutarjo menjelaskan, pencemaran Sungai Cibuaya oleh limbah PG Jatitujuh bukan yang pertama. Hanya, kali ini, dirasakan yang terparah sehingga menyebabkan belasan ribu ikan mati.

“Sudah rahasia umum, setiap kali produksi besar-besaran (PG Jatitujuh) limbahnya juga banyak. Kali ini sangat parah,” ujar Sutarjo.

Sementara itu, pencemaran Sungai Cibuaya di Kabupaten Indramayu, mendapat respon dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jawa Barat (Jabar).

DLH menurunkan tim ke lokasi pencemaran untuk melakukan penyelidikan sejak Kamis hingga Jumat, 10-11 Novembr 2022.

Selama di Kabupaten Indramayu, tim DLH yang terdiri sebanyak tiga orang itu berkiling ke sejumlah lokasi. Selain sungai Cibuaya, tim juga melakukan wawancara dengan warga terdampak.

Sayangnya, saat tik ke lapangan, kondisi air sungai Cibuaya sudah berubah normal. Jika sebelumnya air sungai tampak hitam pekat karena limbah, kini berwara coklat normal.

Gelombang hitam limbah sudah tidak tampak. Begitu pun ribuan ekor ikan yang sebelumnya mati mengambang kini hanyut tak tersisa menyusul turunya hujan di huli sungai hingga hilir.

“Benar, DLH provinsi sudah ke lapangan. Tapi kondisinya kan sudah berubah, namun mereka tetap meneliti, termasuk wawabcara dengan sejumlah warga terdampak,” ungkap Kuwu Kongsijaya, H Sutarjo, Jumat, 11 November 2022. (Bd)

109 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *