Diduga Kuras Dana Desa, Raja Negri Liliboi Selinguhi Wanita Lain

Lensaperistiwa.com – Ambon

Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang bersumber dari APBN yang di perhintunkan bagi Desa yang di transfer melalui APBD kabupaten/ kota dan di funsikan untuk membiayai ,penyelangharaan dan pelaksanaan pembangunan pembinaan kemasyarakatan dan pembardaayan ruang lingkup kemasrakatan.

fungsi tersebut sebagai dasar untuk berpadoman pada aturan serta, fungsi ADD dan DD itu sendiri.

Kepala Pemerintahan Negri KPN Liliboi Kecamatan Leihitu Barat Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) “di duga melakukan praktek tidak terpuji dengan menguras Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) dengan melakukan peselungkuan wanita lain alias (02)”.

Probelamatatika perselingkuhan itu sudah di ketahui oleh istrinya bahkan seluruh masyarakat Negri Liliboi Wakil ketua Saniri Negri Liliboi, Semy Hetarion saat di mintai keterangan kepada sejumalah wartawan Selasa,(08/11/2022) mengatakan,
” kami sebagai masyarakat Negri Liliboi sangat menyesali atas perilaku yang di lakukan oleh seorang raja definitif yang mana ia sebagai lider di Negri, harus memiliki integritas pimpinan yang berprilaku adil, dan berjiwa kemipinan yang baik malah melakukan hal yang di pandang publik tak baik tuturnya.

Kendati demikian, hal tersebut harus di proses hukum katanya. Kata Hetarion, perselingkuhan ini sudah berjalang kurang dari satu tahun hal itu sudah di ketahui seluruh masyarakat Liliboi katanya ulang.

Kami memiliki banyak bukti atas masalah ini dari berjalan berduaan hingga video tak senono pun juga ada
masalah ini jika di diami maka shi raja ini terus menerus melakuan aksihnya. Di tanya soal menguras Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) yang pastinya di pergunakan untuk foya-foya kata Hetarion.

Kesan dari masalah perselingkuhan ini adalah harus sadar diri dan bertobat untuk wanita yang telah melakukan perselingkuhan terhadap pria yang bukan punya instri sah itu, harus bertobat katanya mengingatkan.

Ia berharap agar proses hukum harus di tegakkan karena telah menguras Anggaran Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) jika terbukti bersalah katanya.

Salah satu pembuktian menguras anggaran blanja Dana Desa yang digunakan untuk pembelian satu mobil pick up untuk di gunakan dalam aktifitas di Negri tidak di lihat. Mobil kenderaan yang di belih untuk digunakan di lingkup Pemerintah Negri Liliboi malah membeli mobil penumpang bekas untuk kebutuhan pribadi katanya.

“Saya selaku wakil ketua Saniri Negri Liliboi dan juga masyarakat memintah, kepada Pj Bupati Maluku Tenggara (Malteng) untuk melihat secara detail masalah ini sebap, sangat mecedrai Pemerintah Maluku Tengah terkusus Negri Liliboi kendati demikain kalu boleh di nonaktifkan sebagai raja definitif Negri Liliboi katanya tekan.”

Sementara itu kepala Soa Negri Liliboi Demianus Nusy mengungkapkan, perilaku yang di buat oleh raja ini, sangat keterlaluan bagai mana tidak, rapat bersama yang di lakukan oleh Pemerintah Negara Liliboi untuk pengadaan mobil pic ap namun reja bersikap lain dengan melakukan pembelian mobil penumpang bekas untuk keperluan pribadi katanya ulang.

Edy Mehlidan/Waryata

100 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *