Dua Hari Aktif Kamera ETLE 20 Pelanggaran Terjaring

lensaperistiwa. com – Ambon

Kamera Elektronik Traffic bru di kenal dengan ETLE telah di fungsikan sejak 30 Oktober 2022 lalu Sejumlah pelanggaran kenderan bermotor roda dua maupun roda empat mobil, terjaling kamera tersebut sejak di fungsikan dua hari kemarin sebanyak 20 pelanggaran yang mendata kamera pengintai itu di antara 15 kendaran rodah 4 atau mobil, 5 motor roda dua.

Ibtu Crhis Soyisa saat di temui wartawan di ruang kerjanya Selasa, (02/11/2022) mengatakan kamera Elektronik Traffic ini telah di fungsikan dua hari yang lalau kendati demikain, jika kenderan roda dua maupun roda empat mendapatakan sangsi dari kamera tersebut maka, pemilik kendaran tersebut dapat mengikuti aturan yang ada kemudian di bayar ke kantor Pos terdekat katanya.

Dirinya menyadari bahwa masih banyak pelangharan yang terjaring kamera ETLE di antaranya, kenderan roda empat maupun roda dua hal tersebut tentu, membuat pengendara yang belum memliki perlangkapan kenderan jika melewati kamera ETLE pasti di sorot secara biodata dan mendapatakan kartu tilang secara online namun hal tersebut tidak menuntut kemungkinan tidak di lakunya Swiping secara terang menderang
”Jadi tidak ada lagi swiping yang di lakukan oleh anggota kami. Tentu ini merupakan ingtruksi Kapolri yang mana tidak ada lagi swiping di jalan – jalan jika kedapatan maka, anggota tersebut di berih sangsi sesuai prosedur hukum yang berlaku semua berbasis online katanya transparan.”

Ada dua ciri kamera pemantau diantarnya Statis atu ETLE dan kemudian Mobile nah kata Soyisa ada dua anggota Ditlantas Polda Maluku yang telah mengikuti kursus mobile di Jakarta untuk nanti di parktekan di kota Ambon, kamera mobile tersebut kata Soyisa, akan di fungsikan dua hp anggota yang mengikuti kursus tersebut dan di aktifkan kemudian secara otomatis konek dengan Korlantas Polda Maluku.

“Kamera ETLE ini telah otomatis secara online berbasis biodata bagi para pelanggaran yang mana secara detail, ada beberap titik kamera ETLE di kota Ambon yaitu perampatam lampu merah Masjid Alfatah, Jalan Pattimura, peremapatan samping kantor Gubernur. “

Jadi jika kamera ETLE ini, di aktifkan tentu di sorot secara langsung secara Setibel untung kenderaan rodah empat kemudian, pengendara mengunakan HP sewaktu mengemudi maka, akan terbaca secara otomatis dari kamera ETLE.

Untuk penggandara roda dua yang tidak penggunakan helem bagai akan terbaca secara otomatis hal itu tentu membuat masyarakat lebih Pergunakan kerlangkapan kendaraan.

Ada beberapa titik kamera ETLE yang berada di sepanjang jalan di kota Ambon di antanya, lampu merah perampatam Masjid Alfatah yang berfungsi untuk, trafik. Jika, pengandara melakukan pelanggaran seperti menabrak jalur maupun menabrak lampu merah dan atau tidak memakai helem saat mengememudi kenderaan rodah dua dengan otomatis blits dari ETLE tersebut berfungsi secara otomatis tuturnya.

“Dua titik ETLI yang berada pada samping kantor Gubernur dan Jalan Pattimura berfungsi sebagai, pengintai mobil pengendara penggunaan HP dan tidak penggunaan helem saat mengemudi terangkap dua kamera tersebut.”

Keseluruhan kamera di sepanjang jalan kota Ambon sebanyak tiga belas kamera namun yang baru di fungsikan secara otomatis ETLE ada tiga kamera tutupnya.

Edy Mehlidan/Waryata

95 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *