Pelaku Pembunuhan Marbot Masjid Di Jatibarang Tertangkap di Tanggerang

lensaperistiwa.com – Indramayu.

Tidak butuh lama, kasus pembunuhan dengan Korban bernana RFA (20 tahun), warga Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Dia dikenal sebagai marbot Masjid di Mess LDII lingkungan RW 05 Desa Jatibarang Kab, Indramayu berhasil terungkap oleh Polisi Polres Indramayu.

Kurun waktu sepekan dari peristiwa pembunuhan, Sabtu (27/08/2022), Senin ( 05/09/2022), sang pelaku pembunuhan tertangkap oleh unit Buser Sat Reskrim Polres Indramayu.

.” Betul pelaku tertangkap oleh Buser, kemarin, kini sedang dalam penyidikan di Polres.” Ujar sumber dari kalangan Polisi

Pelaku ditangkap inisial UA alias Endut, (31) tahun, Dia diamankan di daerah Tanggerang, Banten. Sedangkan pasca ditangkap, UA dihadiahi timah panas di kakinya dan langsung ditetapkan sebagai tersangka.

Senada Dari Keterangan Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif, saat konfrensi pres, Selasa (06/09/2022).

Bahwa Sat Reskrim Polres Indramayu berhasil mengungkap perkara pembunuhan berencana dan atau pembunuhan dan atau pencurian dengan kekerasan.

Korbannya adalah pemuda asal Jawa Timur yang ditemukan meninggal dunia di TKP Mess Mubaligh LDII Jatibarang Desa Jatibarang, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Indramayu.

“Korban dibunuh dengan cara dipukul kepalanya menggunakan linggis sebanyak 2 (dua) kali dengan sekuat tenaga hingga korban meninggal dunia,” ujarnya.

Kejadian pembunuhan ini terjadi pada hari Jumat 27 Agustus 2022. Dan berhasil diungkap pada tanggal 5 September 2022.

“Adapun motif tersangka melakukan pembunuhan karena merasa sakit hati. Yang mana tersangka dikeluarkan dari Jemaah LDII dan yang tersangka pernah dikatai yang tidak semestinya” terang Kapolres Indramayu, AKBP M. Lukman Syarif didampingi Kasat Reskrim AKP Fitran dan Kasi Humas Iptu Didi Wahyudi.

Kapolres menyebut, setelah melancarkan aksinya tersangka juga mengambil dompet serta Hp korban.

Untuk Barang Bukti yang berhasil diamankan, antaralain Satu batang linggis besi dengan panjang kira- kira 115 cm, rekaman CCTV dari empat titik lokasi disekitar Masjid Nurul Iman LDII Jatibarang, Satu buah dompet kulit coklat merek LIVE’S yang didalamnya berisi 1 lembar KTP korban, 1 lembar SIM A korban, 1 lembar SIM C korban, Satu unit handphone merek Redmi note 6a warna hitam milik korban serta Satu unit sepeda motor Vega warna putih tanpa TNKB.

“Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dapat dikenai dengan Pasal 340 KUHP, Pasal 338 KUHP, dan Pasal 365 ayat (3) KUHP, dengan ancaman maksimal pidana mati atau pidana penjara seumur hidup dan paling lama 20 tahun,” pungkasnya. (Bd)

179 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *