Kepala Disnasker Kab Bekasi Fokus Untuk Pelatihan dan Pembentukan Tenaga Kerja Profesional

lensaperistiwa.com – CIKARANG PUSAT

Kepala Dinas Ketenaga Kerjaan Kabupaten Bekasi, Suhup memastikan kesiapan sarana pendukung dalam pemaksimalan tenaga kerja profesional, dalam mengentaskan permasalahan pengangguran dan ketenagakerjaan.

“Untuk perusahaan yang saat ini bekerjasama dengan pemerintah daerah, ada banyak perusahaan yang sudah suport terhadap usulan Pemerintah Kabuapten Bekasi kaitannya dengan penyerapan tenaga asli lokal,” ujarnya Rabu (25/05/2022) kepada bekasikab.go.id.

Dalam mengurangi pengangguran, sudah sejalan dengan target PJ Bupati Bekasi Dani Ramdan, Disnaker memiliki program utamanya, adalah mengurangi pengangguran.

“Karena memang prihatin dengan industri yang begitu banyak di Kabupaten Bekasi, tapi pengangguran cukup tinggi,” ucapnya.

Maka dari itu, Pemerintah Daerah melalui Disnaker terus memaksimalkan program pelatihan. Bagaimanapun, dengan banyak pelatihan akan mendukung, terciptanya tenaga professional. Selain itu, program pemagangan menjadi salah satu peluang, dimana pelatihan yang sudah dilakukan mendukung terbukanya lapangan kerja.

“Untuk menyiapkan tenaga yang kompeten. Kita kerjasama dengan perusahaan untuk pemagangan. Agar perusahaan- perusahaan bisa menerima utamanya tenaga kerja lokal. Karena, pengangguran banyak didominasi oleh tenaga kerja lokal,” terangnya.

Diketahui, pengangguran dan serapan tenaga kerja menjadi salah salah satu program kerja yang diprioritaskan Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan.

Hal tersebut, ditegaskannya usai dilantik oleh Plh Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum di Gedung Swatantra Wibawa Mukti, pada Senin (23/05/22). Dani Ramdan menyampaikan, empat fokus permasalahan utama yang akan dijadikan program dalam melanjutkan pembangunan di Kabupaten Bekasi.

Diantaranya yaitu pembangunan infrastruktur pengangguran dan serapan tenaga kerja asli daerah dan masalah sumber daya manusia (SDM). (GilangNawawi)

59 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published.