Pembangunan Huntap Erupsi Semeru Cepat

lensaperistiwa.com – jakarta

Teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) menjadi pilihan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam penyediaan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. RISHA merupakan teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat.

Sejak Januari 2022, proses pembangunan huntap sebanyak 1.951 dimulai. Saat ini, demikian keterangan tertulis Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR yang diterima (6/3/2022) dilaporkan, terus dikebut dan ditarget selesai sebelum Idulfitri 2022.

Menurut Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, rekonstruksi pada wilayah terdampak bencana tidak hanya membangun kembali rumah yang rusak. Tapi rumah yang dibangun diharapkan memiliki kualitas yang lebih baik dan lebih aman dari sebelumnya.

“Pemerintah membangun rumah masyarakat terdampak bencana bukan hanya memperbaiki kerusakannya saja namun juga  mengharapkan adanya permukiman baru yang tangguh terhadap bencana sehingga masyarakat merasa aman dan nyaman,” kata Menteri Basuki.

Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, menerangkan pembangunan Huntap tersebut dilaksanakan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Sebagai informasi, pembangunan Huntap tersebut dilaksanakan Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR bersama BUMN Karya yakni PT Brantas Abipraya dan PT Hutama Karya. Proses pembangunannya telah dimulai pada Januari 2022 lalu.

Huntap yang dibangun adalah rumah tipe 36 dan akan digunakan untuk merelokasi warga terdampak erupsi yang berasal dari tujuh desa di Kabupaten Lumajang yakni Desa Sumbersari, Desa Kebondeli Utara, Desa Kebondeli Selatan, Desa Curah Koboan, Desa Gumukmas, Desa Kamarkajang, dan Desa Kajar Kuning

Anggaran pembangunan Huntap sebanyak 1.951 unit tersebut sekitar Rp 350,55 Milyar. Huntap dibangun dengan menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (Risha) yang memiliki teknologi konstruksi knock down yang dapat dibangun dengan waktu cepat.

Selain bangunan Huntap, kawasan relokasi juga akan dilengkapi fasilitas lain untuk mengakomodasi kegiatan sehari-hari warga seperti, fasilitas umum, masjid, sekolah, sarana olahraga, lapangan, Ruang Terbuka Hijau (RTH) dan pasar, dan tempat pemakaman. Selain itu, Kementerian PUPR juga akan membangun instalasi air bersih yang bersumber dari Kali Tunggeng dengan target layanan 2.000 unit rumah serta penhijauan berupa hutan bambu.

“Pembangunan rumah khusus Huntap ini merupakan salah satu upaya Pemerintah untuk memulihkan kerusakan pasca bencana Erupsi Gunung Semeru Kabupaten Lumajang Jawa Timur yang terjadi pada Desember 2021 lalu. Huntap yang dibangun adalah rumah tipe 36 di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro,” ujar Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, Iwan Suprijanto, saat meninjau proses pembangunan Huntap di Kabupaten Lumajang, Kamis (3/3/2022).

Iwan menerangkan, para calon penghuni Huntap telah ditetapkan by name by address oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. Saat ini kurang lebih hampir 1.154 unit telah tertangani, 800 unit di antaranya panel Risha telah terpasang, dan sekitar 200 unit di antaranya telah tertutup atap.

“Sesuai arahan Wapres saat mengunjungi lokasi diharapkan sebelum Hari Raya Idulfitri masyarakat sudah dapat menempati Huntap ini.  Kami harap Huntap yang telah dilengkapi fasilitas umum dan sosial ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga terdampak dan  dapat menempati, merawat dengan baik agar menjadi rumah inti tumbuh,” harapnya.

Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq menyatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada kementerian PUPR yang telah membangun Huntap dengan berbagai fasilitas pendukungnya.

“Pemkab Lumajang berharap adanya relokasi warga ini dapat mengakomodir dan memulihkan ekonomi masyarakat pasca bencana beberapa waktu lalu,” katanya. (*)

Ilustrasi, memanfaatkan teknologi RISHA, para pekerja tengah merangkai hunian tetap bagi korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang (Dok. Kementerian PUPR)

102 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *