95 Orang perangkat desa persiapan selabusel berunjuk rasa tuntut gaji 10 bulan lagi agar dibayarkan

lensaperistiwa.com – LABUSEL

Puluhan Perangkat Desa melakukan demonstrasi di kantor Bupati, DPRD, Kejaksaan Negeri Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel), Rabu (02/3/2022).

Sebanyak 95 orang Perangkat Desa se-Kabupaten Labuhanbatu Selatan yang terdiri dari 19 Desa Persiapan diberhentikan kerja di kantor Desa dari tahun 2020 bulan 11-12 sampai dengan tahun 2021 bulan 3-10, dengan jumlah gaji yang belum dibayar sebanyak 10 bulan.

Para pengunjuk rasa meminta pemerintah agar membayarkan gaji mereka sejak 2020 hingga 2021 selama10 bulan, sebesar Rp 2.050.000,- per bulan.

Kedatangan para pengunjuk rasa disambut oleh Kepala Dinas Pemerintahan dan Pedesaan (Kadis Pemdes) Zulkarnaen S.Sos. “Meyampaikan kepada pengunjuk rasa, bahwa hal ini masih dalam proses, kita juga harus menyampaikan kepada atasan kita,” jelasnya.

Usai menyampaikan orasi di depan kantor Bupati, para pengunjuk rasa melanjutkan aksi ke Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), setibanya di Kantor DPRD, pengunjuk rasa disambut oleh anggota DPRD dari Fraksi Golkar H Saiman.

Dalam penyampaiannya, H Saiman mengucapkan terimakasih kepada kepada para pengunjuk rasa yang telah menyampaikan aspirasi. Beliau berjanji akan menyampaikan tuntutan para Perangkat Desa kepada pimpinan, agar hal ini bisa di RDP kan.

Saat dikonfirmasi, Ketua Kondinator Aksi Muhammad Nurdin Ananda Hrp mengatakan, sejak ditiadakannya Desa Persiapan, pihaknya dari sejumlah Kaur dinonaktifkan, dan honor tidak dibayar selama 10 bulan. “Untuk itu, kami berharap agar honor tersebut dibayar, karena merupakan hak kami,” ungkap nya. (MS)

117 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *