Meski Telah Surut Waspadai Potensi Banjir Susulan di Kota Depok

lensaperistiwa.com – jakarta

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Depok, melalui Pusat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan, bahwa Banjir yang menggenangi Kota Depok sejak dua hari lalu telah surut pada Jumat (18/2).

“Namun demikian, kewaspadaan dan kesiapsiagaan tetap diperlukan untuk mengantisipasi potensi banjir susulan,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Jumat (18/2/2022).

Prakiraan cuaca di Kecamatan Sawangan Kota Depok, hujan dengan intensitas ringan hingga hujan disertai petir masih berpeluang terjadi pada Jumat (18/2) dan Sabtu (19/2).

Pemerintah daerah dan masyarakat perlu mewaspadai adanya bahaya banjir susulan.

BPBD mencatat banjir sempat terdampak di Kelurahan Sawangan. Sebanyak 53 KK atau 199 warga terdampak banjir di wilayahnya. Tidak ada warga yang mengungsi atau pun mengalami luka-luka akibat insiden itu.

Kota Depok mengalami banjir setelah hujan lebat mengguyur wilayah itu pada Rabu (16/2). Ketinggian sempat tercatat di beberapa titik hingga 130 cm.

Menghadapi bahaya hidrometeorologi basah di puncak musim hujan ini, BPBD Kota Depok bersama dengan TNI, Polri, PMI dan unsur terkait menyiagakan personel untuk mengantisipasi potensi banjir susulan.

Di samping itu, BPBD Kota Depok telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk upaya kesiapsiagaan apabila terjadi evakuasi atau pun pengungsian sementara.

Melihat kajian inaRISK, Kota Bogor memiliki 11 kecamatan yang memiliki potensi bahaya banjir dengan kategori sedang hingga tinggi. Kelurahan Sawangan merupakan salah satu dari 11 wilayah tersebut.

Sementara itu, secara umum wilayah Jawa Barat berpotensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang pada Jumat (18/2).

BNPB mengimbau semua pihak, khususnya warga, untuk melakukan upaya kewaspadaan dan kesiapsiagaan untuk mengantisipasi dampak bahaya hidrometeorologi, seperti banjir.

Di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung, warga diharapkan untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) maupun tas siaga yang dilengkapi peralatan dan perlengkapan yang mendukung prokes, antara lain masker dan hand-sanitizer.

306 views

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *