class="post-template-default single single-post postid-3304 single-format-standard wp-custom-logo wp-embed-responsive viral-right-sidebar">
Thursday, September 16Sosial Media

Wanita Penghuni Kos Di Indramayu Dibunuh Kekasihnya

lensaperistiwa.com – INDRAMAYU.

Wanita penghuni kos di Kelurahan Bojongsari, Kecamatan/Kabupaten Indramayu ditemukan tewas dikamar kosnya, dan mayatnya sudah mengeluarkan bau busuk.

Kematiannya diduga telah dibunuh, namun setelah polisi solah TKP, teridentifikasi Dia berinisial Rhy (24) Warga Desa Cidempet Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu.

Kasus pembunuhan itu, terungkap dan
Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Indramayu berhasil membekuk tersangka pembunuhan.

Petugas menangkap tersangka berinisial Ksn (21) yang juga berdomisili di Desa Cidempet Kecamatan Arahan Kabupaten Indramayu.

Tersangka kabur, namun petugas sigap dan kurang dari 24 jam berhasil menangkap tersangka, di Gunung Tua Kecamatan Cicambe Kabupaten Subang, Rabu (08/09).

Saat ditangkap, tersangka berusaha melawan petugas sehingga petugas mengeluarkan tindakan tegas terukur dengan mengeluarkan timah panas untuk melumpuhkan kaki korban.

Menurut Kapolres Indramayu AKBP. M Lukman Syarif menjelaskan, Sebelumnya kasus pembunuhan ini terjadi pada hari selasa tanggal 7 september 2021 kemarin, di sebuah kamar kos milik korban di Kelurahan Bojongsari Kecamatan/Kabupaten Indramayu.

Tersangka yang juga kekasih korban berusaha menghabisi korban dengan cara dicekik hingga korban tewas di lokasi kejadian, setelah menghabisi korban, tersangka langsung melarikan diri dengan membawa sejumlah perhiasan, sepeda motor dan uang serta handphone milik korban.

“Kami berusaha mengejar tersangka dan berhasil menangkapnya di Desa Gunung Tua Kecamatan Cijambe Kabupaten Subang, tersangka sempat melakukan perlawanan saat tim kami menangkapnya, sehingga petugas kami terpaksa mengeluarkan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki tersangka,” jelas Lukman.

Lebih Lanjut AKBP Lukman mengatakan antara korban dan tersangka ternyata ada hubungan khusus, bahkan keduanya sempat berhuhungan yang tidak selayaknya dilakukan, namun hanya gara gara korban mengeluarkan kata kata yang dianggap tersangka menghina, sehingga tersangka tidak terima dan langsung menghabisi korban.

“Motif tersangka dalam menghabisi nyawa korban hanya gara gara korban menghina tersangka dengan kalimat yang tidak pantas, sehingga tersangka emosi dan langsung menghabisi korban dengan cara dicekik pada bagian lehernya hingga korban meninggal dunia,” tambah Lukman. (Bd)

Share and Enjoy !

Shares
279 views

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *