class="post-template-default single single-post postid-2003 single-format-standard wp-custom-logo wp-embed-responsive viral-right-sidebar">
Thursday, September 16Sosial Media

Kapolda Sumut Berikan Kesempatan Kepada Theresia Siahaan Untuk Dibina Persiapan Calon Polwan

6

lensaperistiwa.com – Balige

Kapolda Sumut Irjen Pol RZ Panca Putra memberikan kesempatan kepada Theresia Siahaan untuk dilatih dan dibina persiapan calon Polwan.

Tawaran ini diberikan sebagai bentuk apresiasi Kapolda kepada anak ke-5 Manarsar Siahaan,warga Balige, Kabupaten Toba yang sukarela menghentikann 10 petak usaha keramba jaring apung (KJA)nya dengan menariknya dari Danau Toba.

Theresia Siahaan sendiri saat ini duduk dikelas XI, Kapolda meminta Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya untuk menyiapkan latihan khusus untuk Theresia.

“Saya mau mulai besok Theresia sudah mulai latihan, saya akan pantau perkembangannya dan saya minta setiap hari dilaporkan perkembangannya. Dengan seizin pak Pangdam, saya juga meminta kepada Danramil Balige untuk turut memantau,” sebut Kapolda Sumut di Balige, Jumat (7/5/2021)

Saat itu Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB, Mayjen Hassanudin melakukan pembongkaran Keramba Jaring Apung (KJA ) secara simbolik milik Manarsar Tua Siahaan.

Kapolda Sumut bersama Pangdam I/BB memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada Theresia untuk memilih apakah nantinya akan menjadi Polwan atau Kowad.

Manarsar Siahaan beserta Istri berterimakasih atas perhatian dan kesempatan yang diberikan kepada putrinya.

Sementara Theresia Siahaan mengaku bahagia diberikan perhatian khusus oleh Kapolda dan Pangdam I/BB.

“Secara pribadi saya senang atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti latihan yang dipersiapkan pak Kapolda. Kesempatan ini merupakan berkat dari Tuhan dan saya tidak akan menyia-nyiakannya,” kata Theresia.

Sebelumnya, Manarsar memilik 8 petak KJA dan menjadi satu-satunya sumber penghasilan keluarganya. Dia memiliki 6 orang anak, meski demikian dengan sukarela dia membongkar KJA miliknya atas imbauan dan saran yang diberikan oleh Pemkab Toba.

Dari kunjungan kerja Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB meninjau KJA milik masyarakat selama beberapa hari di kawasan Danau Toba, diakuinya baru hanya Manarsar yang mau dengan sukarela membongkar kerambanya sendiri. Dia bahkan menyebut Manarsar sebagai pahlawan penyelamat Danau Toba.

“Saya sebut pak Manarsar ini sebagai pahlawan, keiklasannya melepas sumber mata pencahariannya ini luar biasa dan sangat menginspirasi. Kini tinggal bagaimana pak Bupati menyiapkan lapangan pekerjaan baru bagi keluarga ini. Jangan sampai mereka tidak makan, itu kejahatan namanya,” ujar Kapolda.

Sumber: Info Publik/WS.

Share and Enjoy !

Shares
6
1,803 views

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *