PPDB TA 2020-2021 SMP Negeri 1 Rantau Utara di Nilai Curang, Terdapat 32 Siswa Siluman

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

lensaperistiwa.com Labuhanbatu

Pendaftaran Penerima Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran (TA) 2020-2021 di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Rantau Utara diNilai telah melanggar Aturan.

 

 

Sesuai Surat Keputusan Kepala Dinas Nomor 420/1422.SMP/2020 Tanggal 30 Juni 2020 bahwa pada Tanggal 6-9 Juli Pendaftaran Untuk Calon Siswa Baru dan Tanggal 11 Juli Pengumuman Hasil PPDB yang mana, Pada Surat Keputusan tertulis Daya Tampung Siswa di SMP Negeri 1 Rantau Utara sebanyak 256 Siswa, namun PPDB tersebut terdapat kecurangan karena ternyata Siswa yang masuk di SMP Negeri 1 berjumlah 288 Siswa, artinya ada sebanyak 32 Siswa yang masuk melalui jalur sisipan dan diduga para orang tua siswa harus membayar dengan biaya tertentu.

 

 

Hal itu dibenarkan Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Rantau Utara Rosida Ade Hanum atas perintah dari Atasan, dan menyatakan ada sebanyak 32 Siswa Sisipan.

 

 

“Kalau kami pihak sekolah tetap menerima hanya 256 Siswa saja, dan kami mengumumkan pun 256 siswa, memang benar di SMP 1 saat ini ada 288 Siswa, tapi yang 32 Siswa itu sisipan atas perintah dari atas lah, kalau kami sesuai Surat Keputusan, jadi 32 Siswa itu merupakan sisipan yang diperintahkan dari Dinas,”ucapnya saat dikonfirmasi pada Senin (24/08/2020) melalui seluler.

 

 

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Tongku Ridwan saat dikonfirmasi terkait adanya Siswa Sisipan (Siluman), Tongku hanya mengatakan Koordinasikan dengan Kepala Sekolah.

 

 

“Mengenai Hal itu coba koordinasikan dulu sama Kepala Sekolah ya Dek,”ucapnya melalui seluler.

 

 

Disisi lain, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Labuhanbatu Eko Ardiansyah dari Komisi D dari Fraksi Partai Golkar saat dimintai tanggapan terkait Siswa sisipan tersebut mengatakan baru mendengar perihal ini dan segera melakukan Koordinasi dengan Ketua Komisi.

 

 

“Ini baru dengar saya, coba saya Koordinasikan dulu sama ketua komisi ya ,akan kita kroscek dulu ke Dinas Pendidikan, kebetulan Kabid lagi sama saya di sini, apa yang sebetulnya terjadi dan apa alasan mereka menambahkan 32 orang siswa sisipan,nanti saya kabari lagi ya bang,”tutupnya.

 

 

Sementara itu, salah satu orang tua siswa yang mana anaknya juga mendaftar di SMP Negeri 1 Rantau utara namun tidak lulus Merasa sangat kecewa dengan adanya siswa sisipan seperti ini, karena yang tidak lulus seperti anak nya bisa kembali diterima.

 

 

“Kecewa lah bang kalau pendidikan bisa di jual belikan, kalau kami apa lah, kami orang susah tidak ada deking bang, kenapa mereka bisa diterima lagi di sekolah itu kalau sementara hasil pengumuman dinyatakan tidak lulus,”ucapnya dengan nada kesal.(M.SUKMA)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
2

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *