Provos Polres Indramayu Dalami Kesaksian Tentang Kapolsek Widasari Terbitkan Kartu Satpam Binaan

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

lensaperistiwa.com Indramayu

Mencuatnya ke publik terkait kebijakan Kapolsek Widasari AKP Joni S.H, dalam mengeluarkan Kartu Satpam Binaan (KSB) ke para Satpam di perusahaan yang berada di Wilayah hukum Polsek Widasari hingga mendapatkan kritikan oleh elemen Lembaga Investigasi Negara DPC Kab,Indramayu.

Bahwa dalam penerbitan Kartu Satpam Binaan (KSB) oleh Kapolsek Widasari AKP Joni S.H dinilai tidak memiliki dasar hukum.

Sedangkan Kapolsek Widasari AKP Joni S.H tidak terima dengan membatah di Media online Centralberita.id maupun hak jawabnya di Media Lensaperistiwa.

Bahwa Penerbitan Kartu Satpam Binaan bertujuan hanya Penertiban Satpam dan juga beralasan banyak Perusahaan dalam merekrut Satpam tidak sesuai Perkap No.24 Tahun 2007 tentang Sistem Manajemen Pengamanan Organisasi, Perusahaan dan atau Instansi / Lembaga Pemerintah hingga dirinya berinisiatif Membuat Kartu Satpam Binaan (KSB).

Dengan polemik tersebut, akhirnya dikabarkan Kapolsek Widasari AKP Joni S.H sedang dalam penanganan Provos bahkan status penangannya pun maju ketingkat penyidikan oleh Penyidik Polres Indramayu.

Hal itu diketahui, dengan adanya Foto Ketua Lembaga Investigasi Negara DPC Kab,Indramayu, Suparno didampingi Humasnya Lukman, di ruangan penyedik Provos, dua pekan lalu,Selasa ( 07/07/2020)

Terkait itu, Suparno didampingi Humas Lembaga Investigasi Negara, Lukman, membenarkan dirinya sudah diperiksa sebagai status saksi terkait Kartu Satpam Binaan (KSB) yang diterbitkan Kapolsek Widasari AKP Joni SH.

.” Ya itu Foto kami diruang penyidik Provos, hanya diperiksa sebagai saksi atas penerbitan Kartu Satpam Binaan oleh AKP Joni SH.” Ujarnya ditemui dikantornya belum lama ini.

Tidak hanya itu, Suparno juga menyebutkan, selain dirinya ada juga Saksi Saksi lain yang dikabarkan sudah di periksa Provos.

.” Ya infonya seperti itu, ada Salah Satu Satpam juga yang sudah diperiksa Provos.” Pungkasnya

Sementara Sumber dari penyidik Provos telah membenarkan dan memastikan dengan tegasnya, bahwa Kapolsek Widasari AKP Joni SH akan dikenakan pelanggaran Disiplin.

.” Sesuai aturannya, proses penyidikan 3 bulan dari Laporan. Sedangkan Laporan dibuat tanggal 22 juni 2020 dengan LP A, maka dari itu dihitung saja ya 3 Bulan, sekitar bulan September 2020 lah, Kapolsek Widasari ini Akan digelar Sidang Disiplinnya.” Ujar sumber Penyidik Provos diruangannya, saat memeriksa saksi dari Lembaga Investigasi Negara, Selasa ( 07/07/2020)

Namun demikian, Lebih lanjut sumber penyidik mengatakan, dari hasil penyidikan dipastikan dijerat atau dikenakan pelanggaran Disiplin.

.”Dari unsur unsurnya, kami analisa Akan kami tuntut dalam pelanggaran disiplin bukan kode etik, tunggu saja ya dipersidangan nantinya.” Pungkasnya

(tiem*nd)

Share and Enjoy !

0Shares
0 0
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *