Krisis kepemimpinan Kepsek SMAN di Kota Bekasi-Jawa Barat?

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

lensaperistiwa.com Bekasi Kota

Memprihatinkan sejumlah SMAN di Kota Bekasi belum ada Kepala Sekolah devenitif Pemerintah Propinsi Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan seakan tidak responsif akan kelangsungan Proses belajar mengajar di daerahnya karena
sudah hampir dua tahun keberadaan kepala sekolah di beberapa SMAN di provinsi Jawa barat kekosongan Kepala sekolah yang hanya dijabat oleh seorang pelaksana tugas (Plt).

Seperti di SMAN 3 Kota Bekasi yang sudah dua tahun hanya dijabat Plt kepala sekolah yang bergonta ganti.
Tentu hal ini sangat memprihatinkan disaat begitu massifnya Kementerian Pendidikan yang dikomandoi Nadiem Makarim untuk meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
Namun berbanding terbalik dengan kondisi di sekolah yang ada di Provinsi Jawa Barat khususnya di kota Bekasi yang hanya di jabat oleh Plt yang merangkap sebagai Kepala sekolah di tempat lain.
Padahal di dalam tugas dan pokok serta fungsi dari seorang kepala sekolah itu sangat penting dimana untuk mencapai tujuan sekolah yang  standar, kepala sekolah mempunyai tugas pokok  yang sering disingkat dengan istilah EMASLIM sebagai berikut :
Edukator, Manajer, Administrator, Supervisior , Leader , Inovator , Motivator.
Adapun tugas rutin kepala sekolah SMA
Secara rutin, kepala sekolah mempunyai tugas  sbb :
Tugas harian, yaitu :
1. Memeriksa daftar hadir guru, pegawai/staf
2. Memeriksa /Mengatur dan memelihara 8 K
3. Memeriksa program pembelajaran dan persiapan lainnya yang menunjang Proses Belajar Mengajar (PBM)
4. Memeriksa menyelesaiakan surat-surat, angka kredit  guru, menerima tamu dan menyelenggarakan  pekerjaan kantor lainnya.
5. Mengatasi hambatan-hambatan  terhadap pelaksanaan PBM
6. Mengatasi kasus yang terjadi pada saat kejadian.
7. Memeriksa segala sesuatu menjelang  usai PBM.
8. Melaksanakan supervisi kegiatan.

Dengan kondisi kepala sekolah yang hanya dijabat Plt tentu hal ini tidak bisa maksimal mengingat keberadaan kepala sekolah yang harus berada di tempat yang berbeda (dua Sekolah) dalam waktu yang bersamaan, bagaimana dia menjalankan tupoksinya
Begitu juga karena kepala sekolah berstatus pelaksana tugas (plt) tidak berwewenang mengambil kebijakan strategis.

Seperti saat Media Lensa Peristiwa menyambangi SMA Negeri 3 yang beralamat di Jl. Ribung Raya Taman Galaxy Indah Kota Bekasi dimana beberapa kali kami mengunjungi sekolah tersebut Plt kepala sekolah Fajar tidak ada ditempat yang juga merangkap Kepala Sekolah di salah satu SMAN di Pabayuran Kabupaten Bekasi, menurut informasi piket yang bertugas, kehadiran kepala sekolah tidak bisa dipastikan harinya tapi rata-rata datang tiga kali seminggu, begitu juga Wakil Kepala Sekolah dan bahkan Tata Usahanya tidak bisa ditemui untuk konfirmasi terkait kelangsungan KBM di sekolah tersebut.
Dengan kondisi seperti ini kami berharap kepada Pemprov Jawa Barat untuk segera menindak lanjuti kekosongan kepala sekolah yang hingga kini berlarut larut tidak di devenitifkan. Bejes.

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Facebook comments:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *