Terkait Hilangnya Asset Eks Terminal Jatibarang, LIN DPC Kab Indramayu Shering Ke DPRD 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

lensaperistiwa.com – Indramayu

Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Kab, Indramayu melakukan  pertemuan perdananya untuk audensi duduk bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kab Indramayu, membahas perihal hilangnya asset negara yang ada di Kab, Indramayu, Jumat (08/11/2019) di ruangan rapat Kantor DPRD lantai dua.

Pertemuan itu, menindak lanjuti surat yang telah dilayangkan Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Kab,Indramayu yang diterima oleh Staf Dewan tertanggal 01 November 2019, yang dituju kepada Ketua DPRD Kab,Indramayu perihal hilangnya asset negara.

Dalam pertemuannya,Suparno cs bersama Wakil Ketua DPRD, H Sholikin (Fraksi PKB) menyampaikan temuan temuanya terkait hilangnya Asset Negara atau Asset Daerah di Kab,Indramayu yang obyeknya bangunan Eks Terminal Jatibarang.

.” Bahwa ada asset negara/ asset daerah di eks terminal jatibarang berupa bangunan kantor Terminal telah dibongkar tanpa ada risalah lelang,sedangkan kini di eks terminal jatibarang sedang berjalan pembangunan GOR MINI yang anggarannya 2,7 Milyar dari Dana Hibah Banprov tahun anggaran 2019.” Tuturnya di depan Wakil Ketua DPRD

Lebih lanjut ia mengatakan,bahwa dari investigasi yang ia dapat dari SKPD terkait, ada terkesan jawaban saling melempar kewenangan atas pembongkaran eks terminal jatibarang.

.” Penggunaan asset eks terminal awalnya Dinas Perhubungan tetapi sudah dialih penggunaan Assetnya oleh Dispora untuk fisik Gor Mini, disini dalam persoalannya mereka baik Dishub,Dispora,dan BKD bagian Bidang Asset saling melempar kewenangan atas pembongkaran asset sedangkan belum ada SK penghapusan dan SK pembongkaran dari Bupati.” Ujarnya

Sehingga baginya menganggap persoalannya sudah melanggar undang undang.

.” Ya, Ini sebuah kasus pelanggaran undang undang meskipun nilai apresalnya kecil, tapi ini sudah masuk melakukan perbuatan penggelapan hilangnya asset.” Tegas Lukman, Anggota LIN di hadapan Wakil Ketua

Dari pengutaraannya, ia berharap Anggota Dewan selaku pengawas dari ekssekutif dibidangnya untuk bersama sama melakukan investigasi mendalam.

.” Tujuan audensi ini, meminta kepada Komisi yang membidanginya untuk pengawasan bersama sama di persoalan ini, agar ada pembenahan yang baik kebelakangnya.” Pungkasnya

Sementara itu, H.Sholikin selaku Wakil Ketua DPRD dalam pertemuan agenda audensinya, menanggapi serta menilai bahwa persoalan semua ini, harus dijalankan dengan mekanisme yang ada, tetapi ia berjanji akan ditinjak lanjuti dengan didisposisikan kepada komisi terkait untuk shering bersama.

.” Baru tahu persoalan ini, memang iya, seharusnya dijalankan dengan mekanisme dan aturan yang ada.” Tuturnya

.” Dan ini, baru temuan awal, maka kami tidak bisa menjastis, tetapi akan kami croscek dulu, kami disposisikan ke komisi yang terkait kalau bisa nanti kita sidak ke lapangan barsamaan.” Pungkasnya

Dengan audensi yang singkat tadi, Ketua Lembaga Investigasi Negara DPC Kab,Indramayu,Suparno Cs, masih menghormati hasil sementara tersebut dan tetap akan menunggu proses selanjutnya dari Dewan di Komisi bidangnya.(bd)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*