Telan Anggaran 2,7 Milayaran Pembangunan Gor Mini Tanpa Pemasangan Papan Informasi Proyek

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Indramayu Lensaperistiwa

Sejatinya setiap proyek fisik, khususnya jasa kontruksi yang dianggarkan dari anggaran pemerintah, perlu adanya keterbukaan dan ketransparanan, dengan cara melakukan pemasangan papan Informasi Proyek, agar seluruh masyarakat mengatahui tentang program program pemerintah, karena bagi publik ada amanat Undang Undang Keterbukaan publik (KIP).

Belakangan ini, publik di Kab, Indramayu Jawa Barat, dikagetkan ada titik proyek milyaran rupiah untuk pembangunan fisik,namun dilokasi pelaksanaan tidak ada pemasangan papan informasi proyek, dan seakan akan tertutup, sehingga sebagian masyarakat belum mengetahui, tentang proyek bangunan apa, berapa anggaran dan siapa pemenang thender lelangnya.

Proyek itu, bernama Pembangunan Gelanggang Olahraga (Gor) Mini, tepat nya Di dalam eks Teminal Jatibarang, Desa Jatibarang, Kec, Jatibarang Kab, Indramayu.

Yang jadi terkejut, warga disekitaran proyek justru masih bertanya ke awak media ini, terkait ada proyek pembangunan ditanah eks Terminal Jatibarang.

.” Gak tahu mas,tapi itu dulu ada gedung bangunan kantor DLLAJ, dan sekarang dibangun lagi tapi tidak tahu itu bangunan apa, karena sejak awal pemasangan pagar Seng yang tertutup tidak ada papan proyeknya.” Ujar warga sekitar proyek.

Sementara dalam klarifikisanya, Udin yang ngaku sebagai pelaksana, juga tidak tahu berapa anggaran nya, dan sudah ngajukan untuk memasang papan informasi proyek tapi memang belum dipasang.

.” Disini saya cuma disuruh sama Bos (Pra), sudah saya minta papan informasi proyek tapi tidak dikirim kirim kesini, Jadi saya juga tidak tahu berapa anggarannya.” ucapnya dilokasi kerjaan

Disisi lain, terkait anggaran Proyek Gor Mini yang lumayan besar, diketahui dalam memulai pelaksanaan kerjaanya dipertengahan Bulan September 2019, sedangkan Anggaran Perubahan baru di Tok Palu Tanggal 30 September.

Akan menanggapi hal itu, unsur dari Legislatif H. Muhaimin, Fraksi Golkar mengatakan.

.”Anggaran perubahan parsial bisa dilaksanakan sebelum ketuk palu, itu biasanya Banprov. Atau DAK. cantolanya Perkada dan Perbub.” katanya

Ditempat terpisah, Suparno Selaku Ketua Lembaga Investigasi Negara (LIN) DPC Kab, Indramayu, Dia memberikan Informasi dari Nama Proyek dan Anggarannya.

.”Dari Data LPSE tercatat Nama Tender Pembangunan Gelanggang Olahraga (Gor) Mini Desa Jatibarang Kec, Jatibarang Tahun Anggaran APBDP 2019 dengan nilai pagu paket Rp. 2.770.000.000 ( Dua Milyar Tujuh Ratus Tujuh Puluh Juta Rupiah) dan Dimenangkan PT. Jati Ilalang Bahari dengan penawaran Rp.2.769.999.505. ( Dua Milyar Tujuh Ratus Enam Puluh Sembilan Juta Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ribu Luma Ratus Lima Rupiah) Yang hanya nawar kurang dari 100 Juta.” Ungkapnya

Dengan mengantongi Data awal tersebut Suparno masih menggali informasi tentang status tanah.

.” Memang saya belum tahu tentang Status tanah pemda atau tanah desa, tetapi dulu tanah tersebut difungsikan buat Terminal Jatibarang dan ada gedung Kantor DLLAJ, artinya Dishub lah yang berperan, tetapi sejauh ini masih saya gali, karena bangunan eks terminal ini dialih fungsikan buat Gor mini yang pindah perannya Di Dinas Kepemudaan Dan Olahraga.” Ulasnya

Selain itu, dia mengimbuhkan tentang penghapusan Aset Gedung Kantor DLLAJ.

.”Penghapusan Aset Kantor DLLAJ atau pembongkaran Kantor DLLAJ yang dibangun Gor mini, diduga prosesnya tanpa pelelangan, dan langsung main bongkar bongkar, tapi informasi ini belum saya klarifikasi ke pihak bagian aset di Badan Keuangan Daerah (BKD) Kab, Indramayu.” pungkasnya (tiem.bd)

Share and Enjoy

  • Facebook
  • Twitter
  • Delicious
  • LinkedIn
  • StumbleUpon
  • Add to favorites
  • Email
  • RSS
Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Facebook comments:

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*